Alhamdulillah acara wisuda mas Damar kemarin berjalan dengan lancar,aku dan ibu kemarin ikut masuk keruangan wisuda sedang beberapa keluarga yang lain nunggu diluar termasuk mas Bima.Mas Bima sengaja datang ke Jogja khusus untuk hadir diacara wisuda mas Damar.Setelah selesai proses wisuda dilanjutkan acara makan siang bersama dan juga foto studio.Setelah semuanya selesai aku dan mas Bima pamit untuk langsung pulang kerumah,esok jika tidak ada halangan mas Damar dan juga keluarga besarnya akan sowan kerumah.
"Sekar pulang dulu enjih,ibu jangan terlalu capek,besok kita ketemu lagi dirumah."aku berpamitan pada ibu terlebih dahulu sebelum nanti pada mas Damar.
"Iya,kamu juga hati-hati ya nduk sama mas Bima,insya allah besok ibu sowan kerumah."
ibu memelukku sebentar sambil mengucapkan beberapa pesan untukku.
"Enjih bu."setelah aku berpamitan pada ibu gantian sekarang mas Bima yang pamitan dan aku lanjut pamitan sama mas Damar .
"Ade pulang dulu ya,mas hati-hati nanti pulangnya ya."ucapku pada mas Damar.
"Iya,ade juga hati-hati jangan lupa kabari mas terus ya."pesannya padaku.
"enjih,nanti nggak nyetir sendiri kan?"
"Rudi nanti yang bawa mobilnya,mas capek banget rasanya."lah gimana nggak capek,
mas Damar baru kemarin banget sampai dari Surabaya,paginya langsung wisuda ke Jogja dan besok ke Temanggung.
"Istirahat yang cukup nanti begitu sampai rumah,nggak usah begadang ya mas.Minum vitamin yang ade kasih tadi ya?'
"Iya dek,udah ditunggu mas Bima itu."mas Damar menunjuk mas Bima yang sudah menungguku.
"ade pulang dulu ya assalamualaikum."
"Waalaikumsalam."
Mobil yang dikendarai mas Bima mulai keluar dari parkiran,aku bernafas lega karena acara ini berjalan lancar dan semoga besok juga acaranya berjalan lancar dan nggak ada halangan apa pun aamiin ya rabbalalamin.
"Lega dek?"tanya mas Bima padaku.
"Sedikit,tapi masih belum plong rasanya."
"Masih ada satu acara besok,jangan stres biar besok wajahnya fresh."
"Heeum iya,dirumah sudah mulai rame ya?"
tanyaku pada mas Bima.
"Iya tadi pagi waktu mas berangkat sudah mulai diberesin bagian depan rumah,ada pakdhe yang ngawasi."jelasnya padaku.
"Keluarga Wonosobo besok datangnya?"itu adalah keluarga besar ibu.
"Besok habis subuh katanya berangkat dari sana."
"Siapa aja yang datang mas?"ibu itu anak pertama di keluarganya,ibu cuma dua bersaudara ada om Wahyu,adiknya ibu.
"Om Wahyu sekeluarga,nggak tahu kalau ada yang mau ikut."
"heeum iya."
"Waktu mas ngabarin om kerumahnya dia kaget,katanya nggak ada kabar lama tiba-tiba mau lamaran.Harusnya dikenalkan dulu sama om baru mbahas lamaran.Ya mas jawab aja lah memang maunya diam-diam kalau sudah pasti baru kasih kabar."jelas mas Bima .
"Tahu gitu nggak usah dikabari mas,nanti pas mau nikah aja,ngeselin"jawabku kesal.
"Ngawur ya nggak boleh gitu dek,kan itu tetep adiknya ibu,keluarga kita.Gimana pun om wahyu,beliau adalah saudara terdekat kita yang masih ada."
"Iya paham tapi ngeselin tahu nggak."sejak dulu aku nggak begitu akrab sama keluarga ibu,nggak tahu kenapa males aja rasanya.
"Udah biarin aja,kalau besok om Wahyu bilang aneh-aneh biar mas yang ngadepin."
KAMU SEDANG MEMBACA
Ceritaku
RomanceWAJIB Follow dulu ya sebelum membaca thanks !!!! Ini berisri kumpulan cerita dan yang pasti dengan konflik yang ringan dan berakhir dengan happy ending karena aku nggak suka sad ending. Ini murni karangan saya pribadi dan masih dalam tahap belajar.J...
