Rahasia Antara Aku dan Dia🪷

253 18 13
                                        

5 tahun lalu(flashback on)

"Ayo kita cerai.!"ucap mas Dewa penuh penekanan padaku sore ini.

"Baik.!jawabku tegas.

"Kamu nggak bertanya kenapa?"kata laki-laki yang berdiri didepnku.

"Buat apa bertahan jika sudah tak dinginnya.
Aku tunggu surat dari pengadilan secepatnya mas."aku berjalan keluar kamar,
buat apa aku bersikeras mempertahankan pernikahan ini jika nakoda kapalnya yang menginginkan aku beranjak.Aku sadar selama ini hanya dianggap istri diatas kertas olehnya,dia bertahan demi eyang dan kali ini aku tidak ingin bertahan demi siapapun lagi.

Aku,Kinara Renjani atau biasa dipanggil Ara,
seorang wanita berusia 30 tahun yang berstatus istri dari Sadewa Mahendra.
Kita menikah 3 tahun yang lalu karena perjodohan yang dibuat eyangku dulu,aku mengubur semua mimpiku demi berbakti pada eyang karena sejak kecil eyang yang sudah merawatku sampai aku dewasa.Tapi apa yang aku dapat hanya kekecewaan,aku tidak mendapatkan cinta dan kehilangan semua impianku.Mas Dewa tidak pernah mencintaiku,sikapnya selalu dingin dari awal kita kenal,menikah bahkan sampai sekarang.Dia akan bersikap manis layaknya suami istri normal,didepan keluarganya dan rekan bisnisnya,selebihnya dia akan bersikap acuh tak pernah menganggapku ada.Aku sudah berusaha mengambil perhatiannya,
berusaha jadi istri yang baik untuknya tapi apa yang aku dapatkan hanya air mata.
Rasanya sudah cukup 3 tahun aku bertahan
,3 tahun aku menjadi orang lain saatnya kini aku menjadi diriku sendiri,membahagiakan diriku sendiri dan mencari kebahagiaanku sendiri tentunya.Aku lelah harus selalu jadi istri yang baik,harus jadi anak yang baik padahal selama ini tidak ada balasan yang setimpal untukku.

"Mbak Ara,ada ibu diluar?"ucap bu Asih salah satu asisten dirumah.

"Iya."aku menghembuskan nafas pelan sebelum beranjak kedepan.

"Mama kok nggak bilang kalau mau kesini?"
aku mencium punggung tangan mama dan memeluknya sekilas,beliau adalah ibu mertuaku,kalau ibu kandungku sudah meninggal sejak aku kecil dan disusul oleh ayahku,jadi aku ini yatim piatu.

"Alhamdulillah sehat,Dewa dirumah?kok mama liat ada mobilnya diluar."tanya mama padaku.

"Mas Dewa dirumah ma,lagi istirahat dikamar,mau Ara panggilkan?"aku menuntun beliau untuk masuk kedalam.

"Enggak usah tumben banget dirumah jam segini?kenapa sakit?"tanya mama lagi.

"Enggak tahu ma tadi tiba-tiba aja pulang cepet."jawabku pada mama.

"Kangen istri kayaknya makanya pulang."
aku hanya tersenyum sebagai jawaban,aku nggak mungkin bilang betapa cueknya anak kesayangannya selama ini padaku,istrinya.

"Mama mau minum apa?jahe hangat ya?"
aku berjalan kearah dapur,cuaca hari ini lumayan dingin cocok minum yang anget-anget seperti wedang jahe.

"Boleh nak,mama duduk disamping ya?"

"Iya ma."aku melihat mama yang berjalan kesamping rumah,biasanya beliau memang suka duduk disana sambil ngobrol.

"Saya sudah hubungi Handi buat urus semuanya,urusan mama biar nanti saya yang jelaskan."ucap mas Dewa padaku,saat aku baru keluar dari dapur.

"Baik aku tunggu secepatnya."aku berjalan melewatinya begitu saja dan berbalik saat teringat ada mama disini "kalau mau menjelaskan semuanya bisa sekarang,ada mama disamping."aku langsung berjalan tampa menoleh lagi kebelakang,mesti hati ini hancur tapi akan tetep tersenyum dihadapan mama dan semuanya.

CeritakuCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang