permata hati (part 6)🌸

333 24 6
                                        


Sudah satu bulan berlalu,aku dan Abi sudah ikut pindah ke Boyolali,menepati sebuah rumah yang sangat asri dengan udara dingin khas pegunungan.Rumah kami berada ditengah antara Gunung Merbabu dan Gunung Merapi,indah banget penampakannya saat cuaca cerah seperti pagi ini.

Setelah mengantar sekolah Abi aku mampir dulu ke pasar untuk beli stock lauk selama satu minggu dan juga beberapa barang kebutuhan pokok yang habis.Kalau ada yang tanya dimana mas Rama ya jawabannya ada diladang,setiap hari dia akan pergi ke ladang sehabis subuh dan pulang sekitar jam 12 siang,jadi tugas nganter sekolah Abi jadi tanggung jawabku.Kadang sesekali kalau Abi yang minta dianter dia akan pulang untuk mengantar sekolah dan kembali lagi keladang setelah itu.Kalau jemput sekolah itu tanggung jawab mas Rama.

Setelah memastikan semua barang sudah aku beli,aku pun melajukan motorku menuju rumah.Ini pertama kalinya bawa motor setelah kita rujuk,mas Rama melarang aku naik motor tapi tadi pagi anak ganteng minta dianter pakai motor jadinya ya udah aku naik motor.Sampai rumah aku langsung menurunkan semua barang belanjaan dibantu bu Sumi,mas Rama pekerjakan beliau setelah aku pindah kesini.Beliau bantu bersihin rumah,nuci,nyetrika dll tapi untuk masak aku handle sendiri."Bapak belum pulang tadi bu??"bapak yang kumaksud itu ayah ya,kalau bu Sumi panggil aku mbak dan mas,aku nggak mau dipanggil ibu berasa tua banget,ya walau sudah jadi ibu anak satu.

"Bapak sudah pulang mbak,
masih di belakang nyiram tanaman.Ini ada yang bisa dibantu mbak?kerjaan saya sudah kelar tinggal nyetrika tapi nunggu cucian semua kering."

"Bisa bu,itu yang diplastik hitam ada ayam dll tolong di bersihin trus masukan kotak kaya biasa ya.Saya mau ganti baju dulu makasih sebelumnya bu."aku berucap sambil melangkah menuju kamarku.

"Siiap mbak."

Sampai kamar aku langsung ganti baju yang lebih nyaman dan mau masak untuk makan siang.Mas Rama minta masak sayur asem,ikan pindang sama tempe dan sambal.Kalau masak kaya gini aku nggak usah masak yang lain,selera satu rumah ini sama jadi masak pun sekali sampai makan malam nanti.

"Ini sudah semua mbak,ada yang perlu dibantu lagi nggak??"

"Nggak usah bu,biar saya aja ibu kalau mau lanjut ngerjain yang lain monggo."ucapku.

"Ya mbak,kalau gitu saya mau nyapu samping kalau butuh bantuan panggil ya mbak."

"Siiap Bu makasih sebelumnya."

Setelah kupastikan semuanya sudah dikerjaaan bu Sumi dengan baik,aku lanjut meracik bahan untuk sayur asem dan pelengkapnya.Aku juga sambil menata beberapa barang yang sudah habis seperti bumbu dapur dan lain sebagainya.Satu jam aku bergelut di dapur dan masakanku sudah matang.Aku metana semuanya dimeja.

"Nanti biar saya aja yang nuci mbak,ini sudah selesai kan??"

"Sudah bu,makasih ya.Nanti ibu kalau pulang bawa sayur yang dirantang ya,tapi cuma sayur asem mau kan??"kataku.

"Mau mbak terima kasih,setiap hari pasti dibawain lauk jadi ngerepotin."

"Nggak repot kok sekalian aja biar sampai rumah nggak masak lagi.Saya ke atas dulu ya bu terima kasih."

"Sama-sama mbak."

Aku naik kekamar dan ternyata baru jam setengah 11 siang,aku langsung mandi karena gerah bau asap habis masak.Setelah itu aku ngecek laporan penjualan toko yang belum sempat aku cek,
alhamdullilah penjualan bulan ini naik dari pada bulan lalu.Ini awal yang baik, semoga bukan berikutnya lebih baik lagi dari bulan ini aaaminn doaku.

🌸🌸🌸🌸🌸

Aku kaget saat melihat pintu kanar dibuka"Mas baru pulang,mau mandi dulu atau makan dulu??"aku melihat mas Rama masuk kedalam kamar,ku cium punggung tangannya dan aku dapat kecupan lembut dikeningku seperti biasa.

CeritakuCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang