Menjalani kehamilan itu rasanya luar biasa,
ada kalanya aku nangis karena capek mual dan muntah.Tapi ada kalanya aku tersenyum sendiri saat mengingat ada baby yang tumbuh sehat di rahimku.Aku sama seperti wanita hamil pada umumnya,aku juga mengalami morning sickness tapi tidak separah itu,aku hanya mual saat pagi hari dan setelah siang sudah seperti biasa.Aku makan apa aja mau yang belum bisa ya itu liat nasi panas,jadi selama ini nggak pernah masak nasi tugas itu jadi milik mas Lukman.
Ibu juga jadi lebih sering menginap dirumah,sesekali kita berdua gantian nginep dirumah ibu,beliau setiap hari selalu memastikan aku makan dengan baik dan minum vitamin tak pernah telat.
Usaha cateringku sementara aku off sementara waktu,aku nggak bisa lagi bergerak bebas seperti biasa dan yang utama sejak hamil aku jadi mudah lelah.
Mas Lukman juga melarangku buat beraktivitas berlebihan termasuk memerima pesanan catering jadi aku manut aja demi kebaikan aku dan adek bayi.Saat ini kesibukanku hanya ikut kelas parenting dibeberapa media online,ikut pengajian bersama ibu disekitar rumah dan jadi asisten mas Lukman buat koreksi tugas mahasiswa atau bahkan ikut menyiapkan bahan buat beliau mengajar di kampus.
Awalnya bosan dengan rutinitasku yang sekarang tapi lama kelamaan semuanya jadi terbiasa,aku mulai menikmatinya dan juga sudah bisa beradaptasi dengan semuanya.
Satu lagi tentang nyidam,aku nggak pernah nyidam yang aneh-aneh atau nyidam tengah malam.Nyidamku cuma sebatas harus disiapkan buah setiap pagi oleh mas Lukman, selebihnya tidak ada.Kata ibu orang hamil biasanya lebih suka makan rujak atau yang asem-asem tapi tidak denganku,aku lebih suka makan buah yang manis dan dingin.Nggak suka rujak,salad buah dan sup buah pokoknya buah gitu aja langsung makan tampa diolah.Mas Lukman sampai pengin rasain istrinya nyidam tapi ternyata aku nggak nyidam sama sekali.
"Nyidam apa gitu lho dek?mas pengin lho rasain tengah malam nyari sesuatu yang kamu pengin."kami baru saja pulang dari kelas yoga di rumah sakit tempat kita biasa periksa kandungan.
"Lah nggak pengin kok maksa."aku mengambil tempat duduk dikarpet depan tv sambil mengelus pelan perutku.Usia kandunganku sudah masuk 5 bulan dan alhamdullilah semuanya sehat,ya aku hamil bayi kembar dan itu berkah luar biasa untuk kita berdua dan juga keluarga.
"Twins ayolah pengin apa gitu,bapak pengin direpotin lho ."mas Lukman meletakan kepalanya diatas perut buncitku,
sesekali aku merasakan tendangan halus dari dalam sana.
"Baby moon aja yuuk ke Bali."celetukku tiba-tiba,nggak tahu pengin aja.
"Beneran?mau kapan?"mas Lukman langsung berbinar mendengar keinginanku.
"Terserah mau kapan,aku kan free bisa kapan aja."aku nggak mau maksa harus sekarang karena harus menyesuaikan jadwal mas Lukman.
"Okeyy besok mas ajukan cuti,secepatnya kita ke Bali.Ada yang lain,?"tanyanya dengan penuh semangat.
"Enggak ada cuma itu,mas kok bahagia banget aku minta baby moon?"ini nggak marah malahan senyum-senyum terus.
"Gimana nggak bahagia kalau akhirnya kamu punya keinginan lain,bukan sedekar menyiapkan buah dan masak nasi."aku tertawa mendengar ucapan mas Lukman tapi beneran selama 5 bulan cuman ini keinginanku nggak ada yang lain.
"Anaknya pengertian berarti nggak mau buat repot bapaknya.Udah yuuk mandi."
ajakku pada mas Lukman,gerah rasanya habis yoga kalau nggak mandi.
"Hayuu semangat kalau soal mandi bareng, boleh kan kalau-----"
"boleh yuuk cepet."belum bicara aja aku sudah hafal keinginan bapak satu itu,sejak hamil entah kenapa aku seneng banget kalau mas Lukman ngajak ibadah bareng.
Nggak ada penolakan atau apapun dariku dan alhamdullilah anak-anak juga happy,
terbukti setiap selesai dia langsung bergerak heboh kaya lagi main bola.
KAMU SEDANG MEMBACA
Ceritaku
RomanceWAJIB Follow dulu ya sebelum membaca thanks !!!! Ini berisri kumpulan cerita dan yang pasti dengan konflik yang ringan dan berakhir dengan happy ending karena aku nggak suka sad ending. Ini murni karangan saya pribadi dan masih dalam tahap belajar.J...
