[ 3 ] Boboiboy dan (Name) harus pergi ke Dimensi Lain untuk menyelesaikan misi tanpa bisa menolak? Misi antar Dimensi? Dimensi para Boel berada?
Ini Musibah atau Berkah?
"Permainan Dimulai" -Daichi
Boboiboy hanya milik Monsta
B & (N) telah selesai Mandi dan Sarapan. Keduanya saat ini tengah berada di dalam Tenda. Terlihat (Name) tengah sibuk menghadapi rengekan Boboiboy.
"(Name)~ Boleh lah, (Name). Sekali ni je ye?"
"Hmph. Tak. Kau mesti minta juga lain kali kalau aku buat"
"Alaahh~! Bolehlah, Akak! Boleh yee~?" Boboiboy sampai menampilkan puppy-eyes-nya agar (Name) menuruti keinginannya.
Tapi sayang sekali tidak mempan. "Tak"
"Huumm! Alaahh.... Ah! Nanti Boy akan buat apepun yang (Name) nak!"
"Hm? Betul ke?"
Boboiboy langsung sumringah saat melihat (Name) melunak. Dirinya lekas mengangguk antusias. "Hum!"
"Haahh.... Baiklah.... Tapi balik badan ke arah belakang kau dulu"
Permintaan Boboiboy ternyata adalah Ingin melihat (Name) memakai Set Hadiah tadi malam dan kebetulan pagi ini (Name) tengah memakai Hoodie hitam. Itu sih tidak masalah bagi (Name). Yang membuat Istri Boboiboy itu menjadi keberatan adalah karena Suaminya juga meminta (Name) ganti warna mata lewat fungsi dari Kalung Kucing serta harus membuat pose + suara imut setelahnya.
"Ha, dah" ucapan (Name) membuat Boboiboy bergegas berbalik arah.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Nyaang~ Meouww~?"
Cekrek
"...."
1 Detik
. . .
5 Detik
"HUWAAAA! CANTIK DAN COMELNYEEEE!!" teriak Boboiboy antusias dan sangat semangat. Ia secepat kilat memeluk Istrinya dari samping kanan dan mengelus puncak kepala (Name) dengan tangan kiri.
"Ye, ye~ (Name) nak Ikan ke? Nanti Boy akan ambikkan ye" ( ◜‿◝ )♡
"W-Wei! Aku bukan Kucing betullah! Aku Manusia macam kau!" seru (Name) geram. Ekor yang ia pakai bergerak ke atas bawah dengan cepat, seakan tengah memberi tahu bahwa perasaan Pemiliknya tengah kesal.
"Alololo~ Apesal makin comel ni? Cup-cup, janganlah marah Kucing Manis" Boboiboy malah sama sekali tidak menghiraukan perkataan Istrinya. Ia terus lanjut mengelus puncak kepala (Name) dan sedikit memainkan dua telinganya. Lalu tangan kanannya melingkar di perut 'Kucing' itu.
Bukan itu saja, Boboiboy juga mengunyel-ngunyelkan kepalanya di kepala samping (Name) dengan perasaan sangat gemas.
"He-Hentikan! Cukup lah tu! Lepaskan akuu!" seru (Name) yang mencoba memberontak dan melepaskan diri dari dekapan Boboiboy. Dirinya telah salting dan merona sekarang.