✂️ Cut Scene 🎬

2.7K 105 66
                                        


Halo. Ini cuma Scene yang nggak jadi Luna masukin di chapter Book. Yaa~ Daripada Luna anggurin dan berdebu di Catatan, lebih baik kalau bagikan, iyakan? Kalau nggak suka, skip.


Bab 42 :

"Yo. Disini ternyata ada Permainan Seru yang tengah berlangsung ya?"

"EH?!!"

"Hmm~ Sauh ini lumayan" Lizy mengalihkan tatapannya pada Boboiboy yang terduduk beberapa langkah dibelakangnya. Ia berjalan ke tempat Solar berada. "Hei, kau baik-baik saja?"

Solar seketika tersentak kaget dan gelagapan. "E-Eh?!! Uhh.... Y-Ye, saya oke...."

Lizy mengalihkan Sauhnya ke tangan kanan lalu tiba-tiba mencubit dan menarik pipi kiri Solar dengan gemas.

???!!!!

'.....??!' Solar nge-bug total. 'H-Heh....?! A-Ape....?! Kenape....?! Siape....?!'

"Wei, Taring Panjang. Kau dah tua, carilah lawan yang seumuran dengan kau. Bukan asik lawan dengan yang muda sangat. Kau tak nampak ke yang ni masih Comel sangat macam ni?" ujar Lizy sambil memainkan pipi Solar daritadi.

???????!!!!

Hening.... Semuanya kehabisan kata-kata.

Blusshh!

Berbeda dengan anggota lainnya yang tercengang, Solar merona dan salting. Rasa sakit dari luka serangan yang dirinya dapat seakan hilang begitu saja dan tergantikan oleh perasaan sangat malu serta bingung maksimal. 'H-HEEEEEIIIHHH??!! SIAPE PEREMPUAN NI SEBENARNYEEEE??!! KENAPE DIE CAKAP MACAM TADIIII???!!!'

Vargoba buka suara duluan. "Apa kau kata....? Kau tak--"

"Hm?" Lizy melepaskan tangannya dari pipi Solar. "Kau pekak rupanya. Nak aku ulang lagi sekali yang aku cakap tadi?"

'Bffttt!!'

"ISSSHHH!"




Bab 51 :

"Duri, kau mesti semalam ( Kemarin ) banyak sangat dapat soalan dan kene banyak cerita pada Saudara, Kawan dan Anggota Markas yang lain kan~?"

Duri tersentak. Boel yang lain juga. Duri mewakili bertanya. "E-Eh?! Mane Akak tahu?!"

"Hm, teke je" Duri menatap tak percaya. (Name) geleng-geleng kepala sebelum lanjut bicara. "Hais, iyelah. Andai kata, kalau Boy yang sakit teruk lepas tu kene Culik dan berakhir balik lepas beberapa hari dalam keadaan yang sehat, mestilah aku akan tanya pada die ape je yang terjadi dengan detail sekali. Jadi, wajar je lah"

"Ooo...." Para Boel ber 'Oh' ria.

(Name) menyeruput Es Sirupnya lalu tiba-tiba menyeringai misterius. "Biar aku teke lagi. Kali ni yang lain pulak. Boboiboy yang mandi Paling cepat dan paling Lambat adalah Solar dan Ice. Betul tak?" ^^

"EH?!" semua Boel terperanjat kaget.

Ice bicara duluan. "M-Macam mane--"

"Heh. Boboiboy yang bergerak aktif paling banyak adalah Blaze. Halilintar, baca Novel 3 Jam perhari. Solar, setiap hari berada kat Laboratorium minimal selama 6 Jam perhari. Taufan, belajar kurang dari 30 menit perhari. Duri, selalu bersenang-senang masa cakap dengan Tanaman. Gempa, mengerjakan pekerjaan Rumah selama 3 Jam nonstop adalah hal yang biasa. Taufan, main Game selama ± 5 Jam perhari. Blaze yang paling pemilih saat akan makan sayur. Bagaimana? Apa semua tebakanku benar?" ^^

"....." ( °∆°) semua Boel ternganga. "EEEEHHHH???!!!!"

"A-APE SAJE HAL SEBENAR YANG AKAK DAH BUAT PADA KAMI SEMUA?!" tanya Blaze nge-gas yang ngeri dan merinding sangat parah sambil melindungi tubuh tengahnya dengan menyilangkan tangan. Ia sangat mewakili semua saudaranya yang lain.

Pacaran Halal Di Dimensi Lain // Boboiboy x Reader // ENDTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang