2.28 #Chanyeol

45.9K 4.6K 991
                                        

Gue pikir ngurus anak itu susah, tanya cuman gitu aja? Atau memang Axel kelewat diem ya anaknya? Axel palingan nangis sebentar minta susu , udah. Dia diem lagi.

Dan yang gue sesesali malam ini adalah kenapa gue bolehin kala ke acara reuni, kesenangan banget dia dipuji cantik sama mantan pacarnya.

Daripada mikirin itu mending gue ngajak axel keliling dalam rumah pake gendongan biar tidur. Ternyata bener meskipun sempet nangis dikit dia langsung tidur.

Saat Axel tidur guepun lanjutin lengkapin berkas-berkas gue karena malam ini gue harus kirim email ke universitas-universitas yang gue pengen tersebut. Terserah deh mau yang dimana, gue pasrah.

Asik bergelut dengan laptop gue enggak sadar kala masuk kamar dan langsung meluk leher gue.

"Aku bawa Cadel tuh buat jadi saksi kalo omongan ku tentang kak mino tadi bohong" bisik kala kemudian tertawa kecil.

"Apaan sih?" Balas gue sok enggak peduli. Tapi gue tetap bangkit karena ga enak ada sehun tapi gue enggak keluar kamar.

"Acel mana?" Tanya Sehun saat gue dan kala keluar kamar hampirin dia diruang tengah.

"Tidur" balas gue sambil duduk disampingnya diatas sofa depan tv.

"Oh. Ah iya bang. Kala ngajak gue masuk buat jadi saksi. Saksi apaan sih kal?" Sehun bingung.

Kala tertawa kecil sambil berdiri didepan gue dan Sehun dengan tangan depan dada. "Jadi tadi kita reuniannya angkatan kita doangkan ca?" Tanya kala Ke sehun tapi tatapannya ke gue. Nyebelin.

"Iya" balas Sehun

"Dan enggak ada performance apa-apa kan? Atau kakak tingkat yang dateng?" Kata kala lagi tatapan masih ke gue,  dia sedang membuktikan bahwa apa yang dia katain adalah benar adanya. Dan seolah menyalahkan gue yang enggak percaya.

"Ya ngapain juga mereka dateng" balas Sehun dengan polosnya.

"Apalagi kak mino kan?" Pertanyaan kala yang terakhir ini lah yang membuat tatapan sehun kontan tertuju ke gue sembari tertawa kencang.

"Oooh jadi ini alasannya, hahahaha" sehun sialan.

Tapi gue masih masang tampang biasa aja.
"Kalian ngapain sih?" Tanya gue pura-pura ga ngerti.

"Jadi sayangku, tadi aku cuma duduk bareng cadel dan krystal. Juga ada sih temen-temen yang lain. Dan enggak ada kak minonya haha" kala ikut tertawa dengan Sehun sembari duduk disamping gue dan merangkul lengan gue.

"Kalian ngapain sih? Gue enggak ngerti?" Tanya gue kemudian bangkit dan balik kekamar.

"Sehun kalau pulang jangan lupa tutup gerbang" pesan gue sambil lalu kekamar, tanpa menghiraukan kedua sahabat menyebalkan itu masih ketawain gue yang mereka pasti tahu gue sedang berusaha biasa aja.

Awas aja Kala, gue tunggu dikamar!

...

Hari-hari berlalu dan hubungan gue dan Kala berjalan seperti biasanya. Setiap malamnya sebelum tidur kita masih selalu ngobrol meskipun enggak pernah kelar karena Axel terlalu gemas untuk di cuekin.

Kala sibuk dengan koasnya, gue sibuk dengan kerjaan gue. Begitu juga yang lain. Sehun sekarang hampir tiap hari mampir ke RS buat liatin keadaan Mura yang mulai membaik dan akan segera boleh pulang.

Dan malam ini gue dan kala lagi duduk sambil becanda bareng Axel yang semakin hari semakin lucu aja tiba-tiba ada tamu.

"Pakeet" teriak seseorang diluar sana.

"Kamu beli sesuatu?" Tanya Kala ke gue.
Gue langsung geleng.

"Kamu kali?" Enggak, selama hamil aku gapernah belanja ataupun ngambil endorse lagi" balas kala. Guepun nyerahin Axel yang sejak tadi dipangkuan gue ke kala, dan segera menuju pintu.

We got Married! ; Chanyeol [Telah Terbit]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang