Dengan senyum lebar Kala meminta Sunbin masuk kedalam apart serta mengajaknya ikut makan bareng gue.
Sementara Kala ngobrol dengan Sunbin, gue diminta Kala melanjutkan makan , gue sama sekali enggak konsen makannya karena gue bisa dengar dengan jelas apa yang keduanya sedang omongin.
"Axel aslinya lebih lucu lagi ya kal" ungkap Sunbin, keduanya sepakat panggil nama aja karena mereka seumuran. Kala hanya terdengar tertawa kecil menanggapi omongan sunbin.
"Tunggu ceye kelar makan dulu ya, gue buatin minum" kata Kala kemudian, "titip Acel!" Tambahnya namun tak lama suara tangis Axel terdengar.
Gue buru-buru kelarin makan dan segera ke ruang tengah memeriksa keadaan.
"Aduh sayang, sama tante cantik dulu yaa mama mau ke dapur bentar" seru Kala sembari menepuk punggung Axel yang merengek ingin digendong oleh Kala.
"Momma! Mommaa!" Teriaknya sambil nangis kenceng gamau ditinggal kala.
"Sini sayang sama poppa!" Kata gue, dengan mudahnya Axel mau pindah ke gendongan gue. Diwajahnya masih berbekas butiran air matanya karena menangis sebentar tadi.
"Aku ke dalam bentar ya sayang" pamit kala sembari membelai pipi gue sebentar.
Emang ya kala, kalo ada cewe macam sunbin gini dia ngomongnya di lebay-lebayin. Biasanya cuman 'yang' doang atau bahkan ga pake embel apa-apa malah ditambah-tambah jadi sayang dan perlakuannya yang haha.
"Sorry gue lama ya? Jadi gimana? Mau omongin apa?" Tanya gue ke Sunbin setelah Axel udah tenang di atas pangkuan gue.
"Enggak kok mas, gue denger kalau istri dan anak mas dateng jadi aku mau nyambut aja, kali aja bisa temenan kan tetangga, tapi Kala aslinya baik dan cantik ya, Axel juga lucu" katanya sambil tersenyum pada Axel yang terlihat mencuri pandang ke arah sunbin namun kembali memeluk gue memalingkan wajahnya.
"Gue denger loh!" Seru kala di dapur.
"Haha kan gue muji kal!" Sahut Sunbin.
"Sepertinya Kala belum tahu tentang sikap gue ke mas" bisik Sunbin.
"Udah kok, dan dia Fine-fine aja. Kala emang sebaik itu, gue beruntung" kata gue juga melebih-lebihkan ikutan lebaynya Kala.
"Oh ya? Ah gue jadi enggak enak mas"
"Haha santai aja, dia bukan tipe-tipe pendendam. Lo gabakal dicakar kok" gue dan sunbin tertawa seiiring datangnya kala dari dapur membawa dua gelas teh apple kesukaan dia yang udah di stokin banyak-banyak di kulkas.
"Cuman ada ini nih, diminum ya" katany.
"Ah gue jadi ngerepotin" ungkap Sunbin sembari mengangkat gelasnya dan menyesap teh apple buatan Kala. "Ehm, enak! Gue baru pertama kali minum ini" tambahnya.
"Oh ya? Ntar gue kasi jadi elo tinggal seduh dirumah" kata Kala.
"Serius? Thankyou"
Sunbin enggak lama di apart dia hanya minum teh dan memberikan hadiah selamat datang untuk Axel dan Kala.
Dikamar setelah menidurkan Axel yang sempat nangis lagi saat sunbin mau gendong dia, Kala terlihat membuka hadiah dari Sunbin tadi.
Sebuah dress summer motif bunga-bunga untuk kala, dan sepasang sepatu lucu keluaran Nike untuk Axel.
"Pasti sunbin sambil belikan ini dia ngomong gini dalam hati, 'gue beliin yang panjangan ah! Kala kan pendek pasti dia makenya jelek, terus mas chanyeol suka gue deh"
"Hus! Tumben banget kamu omongin orang!" Tegur gue.
"Hahaha becanda mas, becanda!" Katanya sembari tertawa. "Ini lucu kok! Aku cocok-cocok aja makenya, say thankyou ke dedek gemes mu mas!" Tambahnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
We got Married! ; Chanyeol [Telah Terbit]
Fiksi Penggemar(SUDAH TERBIT) Bisa didapatkan di Gramedia Seluruh Indonesia & Toko Buku kesayangan Anda ❤️ #1 in Fanfiction - 22 September 2017 #1 in Fanfiction - 30 Januari 2018 #1 in Fanfiction - 31 Maret 2018 #1 in Fanfiction - 20 April 2018 #1 in Fanfiction...
![We got Married! ; Chanyeol [Telah Terbit]](https://img.wattpad.com/cover/109597772-64-k667390.jpg)