Tugas kuliah gue belum kelar sepenuhnya, gue memilih untuk menutup laptop kemudian mendapati Kala yang sudah tertidur lelap. Axel disamping gue juga masih tertidur pulas, guepun meletakkan laptop gue disamping tempat tidur pelan-pelan agar tempat tidur tidak bergerak dan ganggu kala.
Enggak memilih ikut tidur siang, gue memilih untuk keluar kamar sebentar buat ngobrol sama mama. Setelah pulang gue belum sempat ngobrol banyak sama mama.
"Ma" panggil gue ke Mama yang sedang sibuk dihalaman belakang dengan tanaman-tamanan nya.
"Eh? Ga tidur siang sayang? Kala mana?" Tanya Mama.
"Kala tidur, aku mau ngobrol sama mama"
"Ngobrol apa?"
"Ya ngobrol apa aja, mamanya kala mana ma?"
"Keluar sama Yoora, beli titipannya Kama. Gatau apaan"
"Ooh. Mama sehat-sehat aja kan?" Tanya gue.
"Liat nih mama sehat-sehat aja. Gimana spesialis kamu? Susah enggak?"
"Susah, ga ada mama, ga ada kala soalnya" mama tersenyum kemudian meletakkan perkakas tamannya di rumput dan kemudian ikut duduk disamping gue.
"Kala disini baik-baik aja, gapernah macam-macam. Dia ga pernah keluar selain ke Rumah Sakit. Kalo keluarpun paling diajakin Yoora atau temen-temen kamu"
Gue diam, Ya Tuhan gue merasa bersalah banget sama Kala. Bisa-bisa nya gue sempat degdegan saat ngeliat Chaeyoung waktu itu lagi.
"Aku percaya Kala mama" balas gue.
"Tapi aku enggak percaya diri" tambah gue disusul tatapan bingung dari mama.
"Saat lengah aku suka bingung sama perasaanku sendiri" tambah Gue.
"Maksud kamu gimana?" Mama fokus menghadap gue. "Kamu suka orang lain?" Tanya mama dengan suara dikecilkan, takut Kala dengar.
Kali ini gue diam lagi, bingung mau jawab apa.
"Sempat, tapi sekarang enggak lagi"
"Astaga Yeoli, mama ga—"
Mama ga bisa melanjutkan kata-katanya, karena terlanjur kecewa sama gue. Gue juga sudah berusaha meyakinkan mama kalo persaan gue itu semu, dan hanya sebentar. Sekarang, gue hanya harus fokus pada Kuliah gue, Pernikahan gue dan Kala, juga tumbuh kembang Axel. Hanya itu.
...
Malam harinya gue memilih diam dikamar mangku Axel di atas sofa kecil di kamar kami sambil mengerjakan tugas.
Kala enggak banyak bicara karena sibuk rapiin sana-sini dari sudut ke sudut kamar.
Ada yang berbeda dari Kala semenjak bangun tidur siang tadi. Apa dia mimpi buruk?
"Sayang?" Panggil gue.
"Euhm" balasnya.
"Sini dong, kamar udah bersih kok" kata gue.
"Iya sebentar lagi" balas Kala, setelah mengembalikan facum yang dipegangnya sejak tadi keluar kamar kalapun kembali ke kamar dan duduk disamping gue.
"Sini Acelnya" serunya.
"Ga usah, biar acel sama aku aja"
"Enggak, kamu kerjain tugas aja dulu. Kalo udah selesai aku kasih acelnya"
"Iya deh" guepun memindahkan Axel dari pangkuan gue ke pangkuan Kala. Keduanya tak bersuara setelah itu, Gue lirik Kala yang hanya diam memandangi Axel yang fokus pada asi yang diberikan Kala.
KAMU SEDANG MEMBACA
We got Married! ; Chanyeol [Telah Terbit]
Fanfiction(SUDAH TERBIT) Bisa didapatkan di Gramedia Seluruh Indonesia & Toko Buku kesayangan Anda ❤️ #1 in Fanfiction - 22 September 2017 #1 in Fanfiction - 30 Januari 2018 #1 in Fanfiction - 31 Maret 2018 #1 in Fanfiction - 20 April 2018 #1 in Fanfiction...
![We got Married! ; Chanyeol [Telah Terbit]](https://img.wattpad.com/cover/109597772-64-k667390.jpg)