44. THE COLLEAGUE

211 25 37
                                        

Pecinta double update mana comment nyaaaaa🥳🥳👉👉
.






"Selamat pagi, Nyonya. Ada telepon untuk Tuan Harry." Ujar Susan sesaat setelah ia melihat Kendall keluar dari kamarnya.

Kendall yang matanya masih sedikit berat, akhirnya berjalan gontai ke ruang tamu, tempat di mana telepon rumah tersambung. Di atas meja kecil itu, terlihat gagang telepon yang tidak diletakkan di tempatnya, menandakan telepon masih menyambung, menunggu seseorang menjawabnya.

"Halo?"

'Selamat pagi, Mrs. Styles. Aku Halimah, sekretaris Mr. Styles.'

"Ah, ya, Halimah. Ada apa?"

'Aku hanya ingin mengingatkan pagi ini akan ada kolega penting yang datang berkunjung untuk membahas kerja sama dengan Styles Company.'

"Pertemuan dengan kolega?"

'Benar, Mrs. Styles.'

Kendall terdiam sejenak kemudian ia melihat jam yang tergantung di dinding. Pukul tujuh kurang tiga puluh menit, pasti Archie belum bangun dari tidurnya sampai pukul sembilan. Harry tidak bisa meninggalkan Archie sebelum anak itu bangun.

"Pukul berapa kliennya datang, Halimah?"

'Delapan pagi, Mrs.'

"Apa bisa aku yang menggantikan suamiku?"

Usul Kendall, mengingat ia pernah menjabat sebagai sekretaris di perusahaan tersebut dan sedikit banyak mengetahui tata cara bertemu dengan kolega penting untuk membahas kerja sama antarperusahaan.

'Tentu, Mrs. Aku akan kirim materinya melalui surel.'

"Baik. kendalljenner@gmail.com."

'Terima kasih, Mrs. Kalau begitu sampai jumpa beberapa saat lagi.'

"Aku juga berterima kasih, Halimah."

Dengan cepat Kendall menutup teleponnya dan ia berlari kecil menuju kamarnya untuk segera bersiap-siap karena ia harus mempelajari materi yang dikirimkan Halimah padanya.

Usai menyikat gigi dan membasuh wajah, Ia langsung menanggalkan seluruh pakaiannya dan menggantinya dengan kaus hitam yang dibalut oleh setelan formal berwarna abu. Rambut pendeknya ia biarkan terurai dan wajahnya ia rias dengan tipis.

Untuk melengkapi penampilannya, ia menyempotkan parfum di sekitar tubuhnya dan sepatu kets putih. Harry pernah berkata bahwa salah satu penilaian kolega adalah penampilan, jadi Kendall harus tampil rapih dan enak dipandang.

Ia membawa kunci mobil dan juga ponselnya setelah penampilannya sudah sangat baik.

"Susan, aku titip anak-anak untuk beberapa jam ke depan. Pastikan mereka tidak melupakan jam makannya dan tidur siang, katakan aku sedang pergi ke kantor. Jika mereka bosan, katakan pada Mr. Flynn untuk mengantar mereka ke rumah Anne. Aku pergi."  Pesan Kendall dengan cepat pada Susan sebelum masuk ke dalam mobil jeep nya dan berkendara ke kantor secepat yang ia bisa.

***


"Kliennya yang akan ke sini, bukan?" Tanya Kendall sesaat setelah ia menginjakkan kakinya di ruangan Halimah yang terhubung dengan ruangan Harry.

"Maaf, Mrs. Tapi mereka mengubah rencana untuk bertemu di restoran Le Bernardin." Jawab Halimah seraya berdiri dari duduknya.

Kendall menghela napas berat, restoran itu cukup jauh letaknya dari kantor dan ia akan terlambat jika tidak ke sana sekarang juga.

Fight For Love Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang