Author POV
Kereta yang membawa Genei Ryodan, Senritsu, Killua, dan penumpang lainnya, tiba di tujuan. Setelah kereta berhenti sempurna, anggota Genei Ryodan melangkah keluar dari transportasi tersebut. Senritsu pun ikut berjalan keluar. Di gerbong terakhir, Killua menunggu Genei Ryodan turun demi mencegah mereka akan bertemu lagi. 'Apa mereka sudah turun?' batin Killua menunggu beberapa menit.
Ia lalu melangkahkan kakinya keluar dari kereta. Meraih ponselnya yang berada di saku, menghubungi Kurapika. "Mereka turun di Stasiun Liber. Mereka berjalan ke arah pintu keluar Mal Saloma," kata Killua. Senritsu kembali bergabung dengan Killua ketika bertemu.
"Ini buruk. Itu arah ke hotel." Kurapika mematikan komunikasinya dengan Killua. Menekan beberapa tombol di ponsel. Ia menghubungi rekan kerja lainnya yang berada di hotel tersebut.
"Stasiunnya di sana. Apa kita tidak sebaiknya mendekat?" Leorio mengendarai mobil yang dikemudikannya mendekati Stasiun Liber. "Dame da. Kalau lebih dekat dari ini, mereka bisa merasakan kebencianku." Kurapika menolak tawaran tsrsebut.
"Gon, jarak terbaikku adalah jarak dari sini ke pintu masuk stasiun. Aku harus menyerang dari sini agar tidak ketahuan. Hanya butuh 0,5 detik agar serangan tepat sasaran. Tapi itu waktu yang cukup bagi mereka untuk menghindar. Kecuali perhatian mereka terganggu." Anak berambut hijau jabrik itu menurunkan dagunya. Manik matanya menatap lekat pintu stasiun.
Tak lama kumpulan yang berjumlahkan enam orang, keluar dari stasiun. Langkah mereka terhenti tepat di tangga naik stasiun. Rintik hujan deras mengenai kepala mereka. Namun hal itu bukan yang mereka pedulikan. "Kumo!" seru Kurapika langsung mengenali nama kumpulan orang tersebut.
Berhenti beberapa saat, enam anggota laba-laba tiba-tiba berlari menuju ke arah hotel. Kaki mereka melangkah dengan cepat, bagaikan tak ada genangan air hujan di sekitar mereka. "Mereka berlari ke arah hotel. Mereka cepat!" ucap Kurapika panik.
"Bisakah kita mendahului mereka?" tanya Gon berniat mengejar dengan mobil.
"Ini jam sibuk. Mereka mungkin lebih cepat karena berlari." Baru saja Leorio selesai berbicara, Kurapika membuka pintu mobil, berlari di tengah hujan mengejar Genei Ryodan. "Tunggu di sini hingga kuhubungi," kata Kurapika sambil terus berlari.
Gon ikut membuka pintu mobil. Berlari mengejar Kurapika. "Matte, Kurapika. Aku punya ide bagus. Kurapika, tunggu!"
Kembali pada Killua, kini ia dan Senritsu telah tiba di pintu stasiun. Anak itu menghubungi ponsel Kurapika, melaporkan keadaan. "Aku dan Senritsu ada di pintu masuk stasiun. Mereka semua berlari ke arah barat laut," kata Killua.
"Ya, aku mengikuti mereka," ucap Kurapika terus berlari mengejar. Killua pun terkejut dengan ucapan Kurapika barusan. "Tunggu, kau sedang mengejar mereka? Itu berbahaya! Mereka akan mengenalimu! Hentikan-!" Belum selesai anak itu berbicara, Kurapika telah memutuskan panggilan telepon. "Hei!" Killua berdecak sebal. "Dia menutup teleponnya."
Ia lalu menghubungi Leorio, menanyakan keberadaan Gon dan [Y/N]. "Leorio, mana Gon? Apa kalian ada bertemu dengan [Y/N]?" Leorio yang masih mengendarai mobil pun menjawab, "Dia pergi mengejar Kurapika. Aku di suruh menunggu, tapi aku tak bisa berdiam diri. Aku sedang menuju ke Hotel Beitacle, tapi jalanan macet sekali! Dan dari tadi, kami tidak bertemu dengan [Y/N]."
Killua berdecak kesal. "Sialan! Kami akan mengejar Kurapika!" Ia mematikan sambungan telepon. Berlari bersama dengan Senritsu. "Dasar! Mereka semua bertindak semaunya!" ucapnya kesal.
Tap
Kakinya mendarat dengan selamat di atas atap sebuah gedung. Seluruh tubuhnya di tutupi oleh jubah berwarna hitam. Topinya menutupi hampir setengah bagian dari wajahnya. Ia menatap ke bawah, betapa kacaunya malam itu. Manik hazel-nya menajam. Tubuhnya yang di selimuti dengan Hatsu bergerak perlahan-lahan mengikuti Genei Ryodan.
KAMU SEDANG MEMBACA
My Duty [Hunter×Hunter x Reader]
Fanfiction[UPDATE SETIAP JUMAT] Ketika aku terbangun, aku menyadari bahwa aku berada di sebuah bangunan tua kecil di dunia atau bisa dikatakan dimensi yang berbeda. Aku tidak tau apa dan kenapa aku bisa berada di sini, tapi aku tau satu hal yang pasti, aku ak...
![My Duty [Hunter×Hunter x Reader]](https://img.wattpad.com/cover/285070658-64-k704557.jpg)