[Chp.22] Last Phase (1)

2.5K 302 74
                                        

Author POV

Para peserta yang lulus ujian tahap ke-4, kemudian dibawa ke suatu tempat yang bernama Hotel Komite Seleksi Ujian Hunter. Di sana, mereka akan melaksanakan ujian tahap terakhir dari ujian hunter.

"Baiklah tuan-tuan dan nyonya. Apakah kalian mendapatkan banyak istirahat? Hotel ini dimiliki oleh Komite Seleksi Ujian Hunter. Tempat ini seluruhnya milikmu, sampai kami mendapatkan keputusan untuk babak akhir." Kata Ketua Netero.

Sebuah papan yang ditutupi kain, di geser oleh seseorang, mendekati Ketua Netero. "Untuk ujian tahap akhir, kita akan mengadakan turnamen satu lawan satu." Ketua Netero menarik kain yang menutupi papan tersebut. Memperlihatkan pola turnamen yang akan dilaksanakan.

"Jadi, yang tersisa hanya yang terakhir berdiri?" Ketua Netero menyalahkan pernyataan Leorio. "Jika menang, kau tersingkir." Kata Ketua Netero. "Pemenang dikeluarkan dari kompetisi, sementara yang kalah terus melanjutkan kompetisinya." Ketua Netero menunjuk tempat yang paling tinggi dalam turnamen ini. "Dengan kata lain, orang yang ada di atas tidak akan lulus. Apakah semuanya sudah mengerti sekarang?"

"Jadi kau mengatakan bahwa hanya satu orang yang akan gagal?" Tanya Hanzo. Ketua Netero membenarkan pernyataannya. "Dan inilah susunannya." Ketua Netero menarik kertas yang menutupi urutan pertarungan. Memperlihatkan siapa yang akan melawan siapa.

 Memperlihatkan siapa yang akan melawan siapa

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

[Agak maksa yah :v]

"Mengesankan, 'kan? Setelah semua, setiap orang memiliki setidaknya dua peluang untuk menang." Pokkle membuka suaranya, "Tapi seperti #294 dan #405, mendapatkan lima peluang." Kata Pokkle.

"Kenapa kau membuat susunan yang tidak seimbang?" Protes Bodoro. "Sebuah pertanyaan yang ada di benak setiap orang. Susunan ini dikumpulkan berdasarkan penampilan kalian, yaitu keseluruhan dari ujian. Mereka yang lebih baik mendapat lebih banyak kesempatan." Jelas Netero.

"Itu tidak terdengar benar. Bisakah kau menjelaskan bagaimana kau menilai penampilan kami?" Tanya Killua yang tidak setuju. "Tidak!" Seru Ketua Netero menggelengkan kepalanya. "Kenapa tidak?!" Protes Killua.

 "Kenapa tidak?!" Protes Killua

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Ketua Netero tertawa pelan. "Skor kalian adalah informasi yang sudah diklarifikasikan. Jadi saya tidak bisa memberitahu semuanya. Tapi aku bisa menjelaskan metode kami."

My Duty [Hunter×Hunter x Reader]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang