[UPDATE SETIAP RABU DAN JUMAT]
Ketika aku terbangun, aku menyadari bahwa aku berada di sebuah bangunan tua kecil di dunia atau bisa dikatakan dimensi yang berbeda. Aku tidak tau apa dan kenapa aku bisa berada di sini, tapi aku tau satu hal yang past...
Satu bulan berlalu sejak Gon terluka parah saat pertandingannya melawan Gido. Di Arena Surga, semua mata tertuju pada pertandingan yang berlangsung. Pertandingan Hisoka melawan Kastro.
Killua yang mendengar berita tersebut, menghampiri kamar Gon untuk memberitahunya. Mungkin lebih tepatnya mengajak Gon menonton bersama.
Ia mendorong gagang pintu kamar Gon, dan berkata, "Gon, ada berita bagus-" ucapannya terhenti kala ia terkejut dengan apa yang Gon lakukan saat ini. Begitu pun dengan [Y/N] yang menengok dari belakang.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Oh, Killua, [Y/N]," sapanya dalam posisi terbalik dengan tangan kanannya sebagai penumpu. "Barusan aku mau menemui kalian," ucapnya santai.
Killua melangkah masuk, sementara [Y/N] menutup pintu dibelakangnya. "Kenapa kau menggunakan tangan kananmu?" tanya [Y/N].
"Apa lukanya sudah sembuh?" tanya Killua.
Gon dengan santainya malah berjalan dengan kedua tangannya, melompat di udara lalu berlari di tempat. "Ya. Lihat, aku sudah sehat!" jawabnya semangat.
"Bagaimana kau bisa sembuh secepat ini..." gumam gadis bersurai coklat itu tak percaya.
'Seharusnya dia tidak bisa bergerak selama empat bulan, tapi dalam sebulan sudah sembuh,' batin Killua kesal bercampur tak percaya.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Astaga, memangnya tubuhmu itu terbuat dari apa?" tanya Killua sarkas. "Bagaimana, ya," gumam Gon polos. "Kau itu aneh," kata Killua.
"Tidak, kita bertiga yang aneh," celetuk [Y/N].
Gon menggembungkan pipinya. "Terus? Bukannya kau ingin memberitahuku sesuatu?" tanyanya.
Killua lalu merogoh sakunya, mengeluarkan 3 lembar tiket.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.