Short story

455 67 19
                                        

"Selamat siang....." sapa seorang suster yg menggendong bayi Jisoo ke dalam ruangan.

"Siang sus....."

"Dedek bayinya sudah dimandikan, sudah berjemur juga, sekarang waktunya tidur"
"Jadi bisa dipeluk mamanya" ucap suster meletakkan bayi Jisoo diatas pangkuan Jisoo.













"Dedek bayinya sudah dimandikan, sudah berjemur juga, sekarang waktunya tidur""Jadi bisa dipeluk mamanya" ucap suster meletakkan bayi Jisoo diatas pangkuan Jisoo

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


"Woah....ganteng banget anak Momy" ucap Jisoo mengusap lembut pipi putranya.

"Bayi baru lahir sudah sebesar ini nuna?" Celetuk Jisung dengan wajah polosnya.

"Iya emang sebesar ini, kamu fikir sebesar apa?" Tanya balik Jisoo

"Nggak tau, aku nggak punya adik jadi baru ini aku melihat bayi yg baru lahir"
"Aku fikir tidak sebesar ini"
"Tapi....bagaimana mungkin bayi sebesar ini bisa berada dalam perut seorang ibu?"
"Apa itu tidak berat?"

"Tentu saja berat..." protes Jisoo terkekeh.

"Woah....para ibu hebat ya, aku kagum" ucap Jisung memandangi kagum bayi Jisoo.

"Mau coba gendong Li?" Tanya Jisoo yg memahami perasaan Lisa yg hanya bisa memandangi dari jauh.

"Boleh?" Tanya Lisa sedikit takut.

"Tentu saja boleh...ini" Jisoo memberikan putranya untuk digendong Lisa.

"Aku fikir aku tidak bisa memiliki yg seperti ini" celetuk Lisa dengan mata berkaca-kaca.

"Sudah cek Li?" Tanya Jisoo penasaran menggenggam lengan Lisa.

"Hmm" Lisa mengangguk tersenyum.

"Tuh kan....aku bilang juga apa"
"Suami sialan mu itu yg tidak normal, enak aja ngatain temanku tidak normal" umpat Jisoo

"Soo-ya...ucapannya" tegur Suho

"Ups...keceplosan, hehehe"
"Suka gemes sih kalo ngomongin orang itu, maaf...." Jisoo nyengir tanpa dosa.

"Pipinya merah....bibirnya merah....bagus ya" celetuk Jisung lagi-lagi karna sedari tadi masih fokus menatap keajaiban Tuhan dihadapan matanya.

"Mau yg seperti ini?" Tanya Lisa menatap Jisung yg masih serius mengamati bayi Jisoo

"Mau" Jisung mengangguk dengan ekspresi lucu

"Yuk bikin..." celetuk Lisa menggoda Jisung.

"Yuk bikin yuk bikin, giliran diiyain nangis!" Jisung berdecak menanggapi gurauan Lisa.

Snow (Lalisa-Park Jisung)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang