Good news

577 78 8
                                        

"Hai

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Hai....sedang apa?" Tanya Lisa sebangun dari tidurnya mendengar suara kegaduhan di dapur


"Hmm? Sudah bangun Li?"
"Gimana? Tidur lebih nyenyak di rumah kan daripada di rumah sakit?"

"Huum"
"Sedang apa?" Lisa berjalan mendekat ke arah Jisung yg terlihat serius memotong daun bawang

"Mau masak nasi kimchi" Jisung nyengir

"Masak? Bisa?" Lisa yg tadinya menatap daun bawang di tangan Jisung beralih menatap Jisung

"Hmm...ini nasi goreng instan sih, sepertinya mudah" Jisung mode serius membaca yg tertulis di balik kemasan kemudian kembali memotong daun bawang.
"Dipotong dengan ukuran 2cm" Jisung benar benar mengukur dengan ukuran yg presisi.

"Jie....butuh bantuan? Aku ngeri jarimu ikut terpotong kalau memotongnya seperti itu"

"Hmm? Aku bisa kok, duduklah..jangan lakukan apapun dan hanya perhatikan aku, okey" perintah Jisung dan Lisa mengangguk patuh kemudian menggeser satu kursi yg kan dia duduki agar lebih dekat dengan Jisung.

"Kamu yakin bisa?" Lagi-lagi Lisa khawatir

"Bisa....aku mencoba untuk bisa" Jisung bahkan kesulitan menghidupkan kompor.

"Jie jangan seperti itu bahaya" Lisa langsung menarik tangan Jisung yg nyaris terbakar element kompor listrik yg menyala.

"Maaf...." Lirih Jisung.

"It's okey....aku bantu menyalakan kompornya, setelah itu silahkan lanjutkan memasak mu aku akan memperhatikan" Lisa tersenyum, mengusap lengan Jisung kemudian menyalakan kompor di hadapannya.

"Aku payah ya?" Lirih Jisung

"Kalau kamu jago masak justru Tuhan nggak adil" celetuk Lisa setelah menyalakan kompor

"Kok bisa nggak adil?"

"Soalnya nanti kamu jadi terlalu sempurna" celetuk Lisa yg paling bisa membuat Jisung salting brutal.

"Okay kita lanjutkan masaknya guys...." ucap Jisung menutupi saltingnya
"Masukkan bawang merah dan bawang putih yg sudah di potong dadu"
"Lalu masukkan nasinya, beri sedikit air 100ml" ucap Jisung menuangkan air.
"Aduk aduk terus hingga nasinya matang"

"Boleh aku berkomentar?" Celetuk Lisa

"Hmm? Tentu...beri penilaian..."

"Ganteng...." Celetuk Lisa menopang dagu menatap Jisung

"Hah?"

"Kamu....berkali lipat ganteng nya kalau sedang masak" Lisa semangat godain Jisung.

"Ckk...." Jisung mencebik padahal kedua pipinya sudah memerah.
"Lama juga ya ngaduknya" Jisung mulai mengeluh lengannya sakit.
"Pantas saja para koki tubuhnya bagus, kurasa nggak perlu berolah raga untuk mereka karna memasak sudah lebih sehat dari berolah raga" celoteh panjang lebar Jisung.

Snow (Lalisa-Park Jisung)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang