Tuttttt....
Satu kali panggilan belum ada respon
Panggilan kedua....suara seorang laki-laki dari nomor telfon itu.
"Halo"
"Halo maaf kami dari Daegu Veterans Hospital, begini...ada seorang pasien wanita yg meminta saya menghubungi anda, dan berkata tolong"
"Maaf bisa anda ulang ini dari rumah sakit mana?" Panik Jisung
"Daegu Veterans Hos...."
Tut tut tut.....panggilan tiba-tiba terputus karna seorang laki-laki yg kini berdiri dihadapan suster dengan tatapan membunuhnya langsung mematikan telfon.
"Siapa yg memberi anda hak untuk melakukan sesuatu di luar penanganan medis?" Ucap Junho penuh penekanan.
.........
"Pak....maaf....tapi pasien belum pulih" ucap seorang dokter mencegah Junho
"Aku akan membawa istriku ke rumah sakit lain, aku tidak suka rumah sakit dimana staff nya dengan lancang melakukan hal tanpa persetujuan keluarga pasien" ucap Junho melirik tajam ke arah suster tadi.
"Pak, tapi dengan membawa pasien sekarang justru bisa membahayakan nyawa pasien dan bayi di kandungannya, sedikit pergerakan dari ibunya bisa membuat bayinya keluar dari perut ibunya sebelum waktunya, ibunya harus badrest total!!!" Bentak sang dokter.
"Aku lebih tau apa yg terbaik untuk istriku!!!" Bentak balik Junho.
"Rumah sakit tidak ingin disalahkan jika terjadi hal buruk pada pasien dan bayinya"
"Kalau begitu akan ku tanda tangani....surat pernyataan bahwa aku yg akan mempertanggung jawabkan apapun yg terjadi pada istriku" ucap Junho yg memaksa mengangkat tubuh Lisa kemudian mendudukkannya pada sebuah kursi roda sebelum membawa Lisa pergi dari rumah sakit
.........
"Apa yg kamu lakukan pada pasien sehingga suaminya semarah itu?" Tanya sang dokter pada susternya.
"Pasien berkata tolong pada saya dok, dan meminta saya untuk menghubungi seseorang"
"Seseorang? Siapa?"
"Saya tidak tau dokter, tapi suaranya seorang laki-laki, dan saya yakin orang itu sebentar lagi akan kesini dokter"
"Pasien itu aneh, sakitnya bukan hanya karna terjatuhnya itu tapi juga terlihat sangat tertekan"
"Haruskah kita hubungi polisi dok?"
........
"Halo Jie?"
"Pa......seseorang menelponku, dari Daegu Veterans Hospital"
"Daegu? Lisa?"
"Bukan pa, seorang suster dan bilang kalau seseorang meminta tolong padanya untuk menelponku, itu pasti Lisa kan pa?"
"Posisimu nggak jauh darisana kan? Papa kirim orang untuk menyebar di sekitar sana"
"Hmm...oke pa"
KAMU SEDANG MEMBACA
Snow (Lalisa-Park Jisung)
FanfictionJatuh cinta itu nggak salah, tapi kalau jatuh cintanya sama istri orang?
