"Ma..."
"Hmm?"
"Gimana kalau ternyata suaminya...mandul"
"Kalau mandul ya nggak bisa ngehamilin istrinya lah Jie....aneh kamu..." jawab enteng mama Wendy kembali melangkahkan kaki.
"Eh.....apa?" Kaget mama Wendy menoleh ke arah Jisung.
"Coba ulangi kalimat kamu barusan!" Ucap mama Wendy penuh penekanan.
"Bagaimana kalau ternyata suaminya...
mandul?"
"Kamu meragukan hasil USG dari rumah sakit ini?" Protes mama Wendy
"Tapi test yg menyatakan mandul itu juga dari rumah sakit ini...ma"
"Trus bayi yg ada di perut Lisa dateng darimana? Dari langit?"
Mama Wendy langsung percaya?
Tentu saja tidak
Nyatanya mama Wendy sendiri yg langsung mengecek berkas data riwayat pasien atas nama Lee Junho.
...........
Mama Wendy kembali ke ruangan Lisa, duduk di sebuah sofa dengan memijat pelipisnya.
Hanya diam dan menghembuskan nafas beratnya beberapa kali.
Jisung dan Lisapun ikut bungkam dan hanya saling melempar pandangan satu sama lain.
"Ada yg bisa jelasin ke mama?" Tanya mama Wendy menatap Jisung dan Lisa bergantian.
Lisa dan Jisung, keduanya masih sama-sama bungkam.
"Li?" Mama Wendy menatap Lisa.
Nyali Lisa menciut ditatap seperti itu, mama Wendy mode serius itu jauh lebih menyeramkan dari Mr Park, dan auranya nurun banget ke anaknya.
"Maaf..." lirih Lisa
"Ma Jie yang..." kalimat Jisung terjeda
"Apa? Mau ngomong apa?" Tanya mama Wendy penuh penekanan.
"Sering?" Tanya mama Wendy dengan nada yg lebih lembut.
"Baru sekali ma...sumpah"
"Mama nggak tau harus seneng apa kesel" mama Wendy menghembuskan nafas berat.
"Seneng aja gimana ma?"
"Diem kamu...." Mama Wendy memicingkan mata menatap putranya.
"Tante...Lisa minta maaf" lirih Lisa.
"Mama nyuruh kamu jagain Lisa, bukan malah dihamilin!"
"Itu kan juga bagian dari jagain.....ma"
"Ngeles aja kamu!!"
"Hufttt.....begini nih kalau 100% anaknya Jae, semua kelakuan bapaknya juga diikutin"
"Kan anak mama juga" Jisung malah cengar-cengir.
"Jawab aja troossssss"
"Tante, Lisa juga salah....." lirih Lisa menggenggam tangan mama Wendy
Satu detik, dua detik, tiga detik mama Wendy hanya diam menatap lekat kedua mata Lisa.
"Hwaaaaa.....akhirnya keinginan mama terwujud, jadi grandma muda, wkwkwk" celetuk mama Wendy terkekeh dan memeluk erat Lisa.
"Loh...eh? Kirain Jie mama marah..."
"Marah....sama kamu!" Mama Wendy memicingkan mata dan menunjuk ke arah Jisung
"Tapi sama Lisa enggak" mama Wendy kembali terkekeh.
"Sehat-sehat ya dedek bayi sama Momy nya, nanti grandma ajak jalan-jalan keliling dunia dek, sama Momy kamu juga, dady kamu tinggal aja, suruh kerja aja, nggak usah diajak"
KAMU SEDANG MEMBACA
Snow (Lalisa-Park Jisung)
FanfictionJatuh cinta itu nggak salah, tapi kalau jatuh cintanya sama istri orang?
