End-Part1

292 22 3
                                        

"Astaga.....beneran harus nunggu empat tahun dong biar beneran bisa lihat kalian menikah" heboh Jisoo

"Namanya juga baru berjodoh"

"Mana ada? Kamunya aja yg gengsinya ketinggian Li, kasihan anak orang nunggunya kelamaan tau...untung nggak bosen trus pergi" sindir Jisoo sembari terkekeh.

"Nggak akan pernah bosen" lirih seseorang dari arah belakang Lisa dan Jisoo membuat mereka berdua menoleh.















"Nggak akan pernah bosen" lirih seseorang dari arah belakang Lisa dan Jisoo membuat mereka berdua menoleh

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Kamu cantik"

"I know...." Lisa tersenyum.
"Bener nggak pernah bosen?"

"Nggak pernah....dan nggak akan pernah" lirih Jisung menggenggam jemari Lisa

"Yaudah kalau gitu aku aja yg bosen"

"Jangan dong....nanti aku gimana?"
"Kan kamu diciptakan Tuhan untukku, kalau kamu nya nggak ada, untuk apa aku ada?"

"Udah pinter gombal ya sekarang huh?"

"Big no...."
"Saat aku bilang kamu cantik...kamu memang cantik"
"Dan saat aku bilang aku nggak pernah bosan sama kamu..aku memang nggak pernah bosan"
"Lalisa....kelak kalau kamu merasa bosan denganku, bilang ya..aku akan berusaha melakukan apapun agar kamu nggak bosan lagi asal jangan pernah terpikirkan olehmu untuk pergi....aku nggak akan pernah bisa"

Lisa menatap lekat kedua mata seseorang di hadapannya yg sesaat lagi akan sah menjadi pasangan hidupnya di hadapan Tuhan.

"Seberapa besar rasa cintamu padaku?" Lirih Lisa, naif memang...mereka bukan lagi remaja dan ini bukanlah pertanyaan yg patut dipertanyakan seorang dewasa seperti Lisa.
Tapi...pernah gagal menjadi trauma yg mendalam bagi Lisa untuk kembali menjalin hubungan.

"Bahkan jika aku mati dan terlahir lagi, aku akan meminta Tuhan untuk kembali menjodohkan aku denganmu"

"Bagaimana kalau ternyata aku tidak pernah terlahir lagi di kehidupan berikutnya?"

"Aku akan terus menunggumu dan merayu Tuhan agar membuatmu terlahir lagi untukku" lirih Jisung tersenyum menatap Lisa.

Tidak tau mesti percaya atau tidak, yg Lisa tau saat ini hanya...Lisa ingin bahagia, bahagia bersama keluarga kecilnya, bersama Jisung.











🐹🐹🐹

"Wow....Momy cantik sekali..." puji Park Jiun bocah kecil yg tetap berada di genggaman tangan garndma nya dan tiada henti tersenyum sedari tadi.

"Bukannya Momy memang selalu cantik boy?" Lisa mode narsis di hadapan putranya.

"No...Momy hari ini berkali lipat cantiknya karna Momy banyak tersenyum, Jiun suka melihat Momy tersenyum, Jiun suka kalau Momy bahagia....bahagia terus ya Mom"

Snow (Lalisa-Park Jisung)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang