"Jangan anggap kamu lebih menang dariku hanya karna mama Wendy welcome dan baik terhadapmu...itu karna mama Wendy berfikir kamu wanita terhormat yg bisa menjaga harga dirinya, dan menurutmu apa yg akan mama Wendy lakukan padamu jika tau ternyata seorang wanita bersuami yg selama ini dia perlakuan dengan baik telah tidur dengan putranya" bentak Sullyoon berapi-api dengan emosi yg sudah memuncak.
"Aku...rasa...aku tidak perlu takut dengan ancamanmu" lirih Lisa menatap mata Sullyoon tanpa rasa takut.
Byuurrrr
Seketika air minum yg tadinya berada di dalam gelas berpindah membasahi sekujur tubuh Lisa
"Kamu merasa hebat bisa tidur dengan pacar orang padahal sudah memiliki suami huh?"
Bentak Sullyoon..
"Kenapa meluapkan emosimu pada orang lain untuk hal yg tidak bisa kamu dapatkan?" Ucap Lisa setenang mungkin semakin menyulut emosi Sullyoon.
"Hal yg tidak pernah aku dapatkan?
Dia mengatakan itu padamu dan kamu mempercayainya?"
"Oh come on....kami dua tahun berpacaran dan kamu benar percaya ucapannya dan menganggap kamu benar wanita pertama yg pernah tidur dengannya?"
"Kamu benar merasa istimewa karna kalimat itu padahal kamu tidak lebih dari perempuan murahan, kamu bukan yg pertama maupun satu-satunya, hanya bagian dari yg membuatnya penasaran" Umpat Sullyoon berapi-api.
"Hanya bagian dari yg membuatnya penasaran?" Gumam Lisa dalam hati dengan kedua tangan mengepal.
"Dengarkan aku baik-baik...saat kamu mengkhianati ikatan sakral pernikahanmu dengan laki-laki lain, suatu saat nanti pasanganmu akan mengkhianati mu dengan cara yg sama menyakitkannya" umpat Sullyoon sebelum pergi meninggalkan Lisa yg duduk termenung sendirian.
"Nuna nggak apa?" Tanya Sakuya yg melihat percekcokan antara kedua kaum hawa ini.
"Aku nggak apa Sakuya" lirih Lisa.
"Tapi nuna basah kuyup ini, barbar banget sih makhluk satu itu, Hyung harus tau ini"
"No....jangan beritahu dia" ucap Lisa menahan lengan Sakuya
"Tapi nuna...."
"Tolong....." lirih Lisa memelas.
Sakuya terdiam, duduk di hadapan Lisa menatap sendu ke arah Lisa yg menangis terisak.
"Janji padaku jangan katakan apapun padanya, anggap kamu tidak melihatku hari ini" ucap Lisa menatap Sakuya.
"Tapi nuna..."
"Aku mohon...." Mohon Lisa
"Setidaknya nuna ganti baju dulu, nuna bisa sakit kalau keluar dari resto ini dengan baju basah seperti itu"
"Kamu ada jaket atau sejenisnya?" Tanya Lisa
"Aku? Maaf kebetulan aku tidak membawanya nuna, hmm sebentar sepertinya ada jaket Hyung yg tertinggal disini"
🐹🐹🐹
"Sudah pulang Li?" Sapa Junho dengan senyuman mengembang nya saat membukakan pintu untuk istrinya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Snow (Lalisa-Park Jisung)
FanfictionJatuh cinta itu nggak salah, tapi kalau jatuh cintanya sama istri orang?
