Yuvaan tersenyum sendiri setelah membaca pesan yang Lily kirimkan, perempuan itu tengah berpesta namun tak berhenti mengiriminya pesan yang penuh makian.
Perempuan selucu Lily harus menikahi laki-laki sedingin kutub utara seperti Yuvaan, dunia sungguh penuh misteri. Dan anehnya lagi Lily ikut jatuh dalam pesona Yuvaan.
"Dasar brengsek! Jam berapa pulang kerja? Kamu ngga mikirin aku ya?"
"Yuvaan?"
"Kapan sih kamu ngerti, aku udah bikin ulah sebanyak ini tapi kamu masih ngga paham?"
"Otak kamu dimana?"
"Yuvaan"
"Yuvaan, kamu menyebalkan!"
"Apa aku cantik?"
"Aku baru saja menghabiskan uang kamu, marah ngga?"
"Yuvaan!!!"
"Balas pesan aku, Yuvaan :("
"Mami ngidam apa dulu ya, kok bisa anaknya sedingin kamu!"
"Yuvaan, aku ngga cantik ya?"
"Duit kamu habis, mampus!"
"Yuvaaaannnn..."
Yuvaan sabar sekali membaca umpatan yang di kirimkan istri nya, lelaki itu bahkan tak bisa menahan tawa. Ayolah, dia sangat kaya. Bahkan jika Lily berniat menghabiskan uang keluarga nya, Yuvaan yakin butuh bertahun-tahun karena memang ia sangat kaya.
Keluarga mereka punya kerajaan bisnis yang berdiri kokoh selama puluhan tahun, tanpa goyah sedikit pun.
"Uang saya banyak, Ly. Tiga ratus juta bukan masalah untuk saya, silakan gunakan lebih banyak lagi"
"Kamu cantik, Lily."
"Istri saya adalah wanita paling cantik"
"Jangan mengumpat lagi, kamu terlalu indah untuk berkata seperti itu."
Yuvaan menutup matanya setelah mengirimkan kata-kata menggelikan itu pada Lily, tanpa sadar ia tertawa teringat tingkah lakunya setelah menikahi perempuan manja seperti Lily yang berhasil mengeluarkan sisi menyenangkan dalam diri Yuvaan.
Jatuh cinta itu indah bukan?
Bisa mengubah orang pendiam jadi lebih suka tersenyum.
Pria itu memejamkan mata untuk mengingat wajah istrinya ketika cemberut, Lily memang secantik itu dan Yuvaan merasa bangga dapat memiliki nya.
Setelah beberapa saat, Yuvaan menerima pemberitahuan dari ponsel kalau transaksi pembelian mobil minicooper baru saja di lakukan oleh Brian.
Well, Yuvaan tahu benar Brian tidak akan berani melakukan nya tanpa bertanya padanya lebih dulu.
"Kamu sendiri yang nyuruh aku habisin uang, jangan marah ya.. suamiku 😊"
KAMU SEDANG MEMBACA
SHORT STORY
RomanceShort story ! Kumpulan Cerpen yang mungkin bisa menghibur anda sekalian :) Namanya juga cerita pendek, ya jangan ngarep panjang :) Karena aku nulis nya pun asalan aja :-D
