Enm to Lovers 6

575 22 4
                                        

Wajib dengerin lagu nya!!

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


Wajib dengerin lagu nya!!


Kira-kira seperti inilah gambaran tempat acara pernikahan yang seharusnya indah menjadi berantakan seperti terkena badai puting beliung mengerikan.

Pelaku utama dari tindak kejahatan nya sudah diamankan oleh sang mami karena kondisi nya benar-benar memprihatinkan.

Apalagi setelah kedatangan para alumni sekolah nya, teman-teman serta guru sekolah Pangeran yang memang diundang secara terbuka oleh ibunya sendiri. Saat ini pria itu tak tahu harus menaruh mukanya dimana karena ternyata dia mengacaukan pernikahan nya sendiri.

Mara bagaimana?

Claudia Tamara bahkan tak mau menatap wajah Pangeran karena wanita itu sendiri tak habis pikir, kenapa Pangeran begitu bodoh.

Prasangka Mara yang akan ditolak oleh Pangeran sangat berbanding terbalik dengan kenyataan didepan mata, lelaki itu nekad. Sangat nekad sampai semua orang ternganga lebar melihat kondisi taman.

Dan yang lebih mengenaskan lagi saat penghulu telah tiba diantar oleh staf pemilik lokasi ia langsung mengucapkan kalimat-kalimat asma Allah saking syok nya.

Pangeran sukses sekali merusak momen, tidak dulu, bahkan sampai hari ini pun Pangeran juaranya dalam merusak mood Mara. Sungguh menyebalkan.

"Liat mas! Gara-gara ulah kamu, semua tamu undangan muka nya pada syok. Apa si yang ada dipikiran kamu, mas? Kamu tu bukan bodoh mas, kamu tu ya allah bego banget. Punya duit, punya koneksi dimana-mana tapi nyari informasi aja ga bisa. Kamu ini anak mami bukan sih? Hah! Sekarang kalo udah gini, nikah nya gimana coba?!"

Tak berhenti ibu Pangeran mengomel karena kesal, dia tidak tahu harus menyelesaikan yang mana dulu karena waktu pun terus berjalan. Kalau tidak hari ini, mereka akan menunggu satu minggu lagi baru bisa menikahkan Pangeran bodoh ini dengan Mara.

"Astaga!"

"Baru kali ini gue dateng ke acara nikah tapi berasa nyamperin lokasi gempa tsunami, buset Pangeran!"

"Biasanya mantan yang ngamuk, lah ini penganten nya yang ngamuk karena gatau nama dia sendiri yang ada di undangan. Bravoo Pange!"

"Spechless, asli spechless gue liat keadaan di sini."

"Kalo gue jadi Mara, bakal ngamuk sengamuk nya sih. Bayangin aja nyiapin ini bukan sehari dua hari, malah diancurin. Gilaa ya Pangeran!"

Dan masih banyak lagi celaan serta sindiran yang didengar oleh pemuda itu. Sayangnya tak ada satu pun yang ia pedulikan karena sampai detik ini Mara enggan menemuinya.

"Mi, mana Mara nya?"

Nada suaranya lelaki itu sungguh putus asa, dia juga khilaf? Khilaf?? Pangeran lu tolol banget anjeng, ya allah istighfar. 

"Masih di dalem, mami ga ngerti lagi ya mas. Kalo Mara mutusin ga lanjut nikah hari ini, mami ga tau harus gimana lagi. Kamu tu tolol banget, keturunan papi kamu banget. Fix, kamu anak nya mas", seloroh ibu Pangeran yang membuat lelaki itu membuka mulutnya tanpa sadar.

SHORT STORYCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang