"Kalau lo tau gue depresi, gimana?"
"Gue temenin. Gue bantuin lo sampai lo sembuh. Gue bakalan jadi obat buat lo-"Ada jeda setelahnya. Dimana sepasang mata tajam Julian menyipit membaca name tag pada seragam gadis di hadapannya. "Marsha Ilona."
****...
Gaiss kalau aku adain giveaway seru berhadiah saldo kalian mau nggak?
Komen 'Mau' biar nanti aku buatin
Dan follow ig aku dulu nanti aku adain polling di sana :
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Pembaca yang baik adalah mereka yang tau caranya menghargai karya orang lain.
Happy reading<3
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Dengan napas tersengal-sengal, Julian berlarian di lantai dingin rumah sakit. Setelah mendapati kabar bahwa Marsha siap melahirkan, Julian tak berpikir panjang untuk meninggalkan pekerjaannya. Sekalipun dia datang dengan baju kotor yang penuh oli.
Sebab melahirkan sama saja mempertaruhkan nyawa. Antara hidup dan mati.
Hal yang akan dialami Marsha setelah banyaknya duka yang dirasakan gadis itu. Begitu sampai, sepasang mata Julian sudah disambut dengan kehadiran semua teman-temannya dan juga Claudia. Mereka berdiri menyambut sang ketua.
"Bos Jul, bos Jul!"
"Paketu!"
Julian berdiri sekitar lima langkah dari mereka. Memperhatikannya semuanya dengan napas terengah. Mereka—para anggotanya tidak hanya membawa diri. Seperti Milan dan Chelsea yang kompak membawa banyak popok, Abrisam yang membawa pempers bayi, Gentala yang dituguaskan membawa karpet hanya bisa menurut. Madhava yang mememba selimut dan...
Arsenal yang membawa sepaket peralatan bayi beserta tempat makan dan Valentino Rosso yang membawa pempers orang dewasa. Benar-benar di luar dugaan.
Meski begitu, sikap mereka berhasil membuat Julian terharu. "Makasih."
"Iya, tot. Lu cepet samperin bini lo Sono," suruh Gama yang diangguki Julian cepat.
Setelah Julian berlalu masuk ke dalam ruangan bersalin, Gama beralih menoleh ke arah Arsenal sambil menahan tawa. "Gue tanya bayi mana yang baru launching langsung makan?"