Chayeon menatap Youngdo dan mengamati luka-luka di wajah pria itu dengan gelengan kepala kecil.
"Aku pikir waktu ujian yang semakin dekat akan mendewasakanmu. Ternyata kau masih sama."
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Youngdo melengos mendengarnya. Ia hanya mengaduk-aduk sop pereda pengarnya dengan sebal.
"Bukan aku yang membuat gara-gara dulu, tapi Donghyuk."
Menghela nafas, Chayeon tetap mengamati Youngdo yang terlihat sama sekali tidak menyesal itu. "Lalu Taehwan Sunbaenim? Bagaimana keadaannya?"
"Aku rasa dia tetap bersekolah hari ini."
"Bukankah Donghyuk menghajarnya? Dia tidak apa-apa?"
"Itu belum seberapa untuk Gong Tae. Dia pernah lebih parah lagi dari ini."
Youngdo mungkin tidak sadar, tapi Chayeon bisa melihat dengan jelas senyum bangga pria itu saat membicarakan Taehwan.
"Kalian benar-benar sahabat sejati," puji Chayeon.
"Aku dan Gong Tae?" jawab Youngdo dengan seringai mengejek, "Maaf saja, kami hanya rekan bisnis."
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Terserah kau saja."
Chayeon menyendok supnya meski ia tidak mabuk sama sekali. Sup kedai ini terkenal sangat enak dan ia benar-benar menikmatinya. Ia tidak sadar jika Youngdo diam-diam memperhatikannya.
"Kau terlihat sangat baik," ucap Youngdo.
Chayeon membalas senyum pria itu dengan acungan jempolnya. "Aku sudah bilang, aku akan baik-baik saja."
"Katakan padaku jika ada sesuatu."
"Pasti."
KAMU SEDANG MEMBACA
Some
FanfictionYoo Rachel merupakan putri tunggal dan pewaris perusahaan kimia terbesar di Korea Selatan. Tidak punya banyak teman, dibenci semua orang, dan diasingkan ke luar negeri sama sekali tidak masalah untuknya. Tapi ia sangat membenci hidupnya kala ia dipa...
