Yoo Rachel merupakan putri tunggal dan pewaris perusahaan kimia terbesar di Korea Selatan. Tidak punya banyak teman, dibenci semua orang, dan diasingkan ke luar negeri sama sekali tidak masalah untuknya. Tapi ia sangat membenci hidupnya kala ia dipa...
Youngdo menatap Ryul yang tengah merebahkan dirinya di sofa asal-asalan. Temannya itu datang dengan dua botol wine yang ia curi dari gudang Direktur Hong untuknya. Ryul bilang ia akan menemaninya minum, mengawasinya, juga menjauhkannya dari tindakan nekat apa saja. Tapi apa? Baru dua gelas saja, ia sudah tidak bisa membuka mata.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Sebagai pria, kau sangat mempermalukan kita semua," ejek Youngdo geli.
Ia bangkit dari sofa panjang di kamarnya dan berjalan ke balkon sendirian. Kesadarannya sudah kembali cukup lama. Menyalakan rokoknya, Youngdo berniat untuk menenggelamkan diri pada minuman kembali sebelum ia menyadari dejavu yang dirasakannya.
Sialan, batinnya masam, ada apa dengan balkon dan dirinya. Di Macau, balkon menjadi tempat ia merapati pertengkarannya dengan Rachel. Disini, balkon juga menjadi tempat ia meratapi putusnya pertunangannya dengan Rachel.
Pertanyaannya, yang mana?
Ucapan Xin berhembus bersamaan semilir angin yang menerpanya. Gadis itu sudah tahu bahkan sebelum Youngdo tahu tentang perasaannya sendiri.
Jadi alih-alih menenggelamkan diri lagi dan hangover, Youngdo memilih mencari nomor sepupunya itu.