☷ 2

1.7K 131 1
                                        

Universitas Korea_Seoul

─𝐋𝐚𝐧𝐭𝐚𝐢 𝟐 𝐅𝐚𝐤𝐮𝐥𝐭𝐚𝐬 𝐒𝐞𝐧𝐢


"Hah, rutinitas pagi yang selalu sama."

"Hm?"

"Itu..."

Pria mungil itu menunjuk ke arah jalan masuk universitas yang sedang ramai akan teriakan para wanita. Sosok satunya hanya mengikuti arah yang di tunjukkan tersebut dengan ekspresi wajah tidak tertarik sama sekali.

Seperti biasa.

Mereka akan histeris atau menjerit tertahan saat mereka berjumpa atau pun melihat idola mereka.

Siapa lagi jika bukan Song Mingi, pria yang sudah menarik perhatian banyak wanita atau pun pria saat pertama kali ia menginjakkan kakinya di kampus ini.

Siapa lagi jika bukan Song Mingi, pria yang sudah menarik perhatian banyak wanita atau pun pria saat pertama kali ia menginjakkan kakinya di kampus ini

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Siapa yang tidak mengenal Song Mingi?

Putra satu-satunya Song's Corp yang sangat terkenal seentario Seoul. Selain itu Song Mingi merupakan pria yang sudah menjadi most wanted di kampusnya terutama di kalangan para wanita, tak jarang juga ada beberapa pria yang menyatakan perasaannya pada pria itu namun tentu saja akan mendapat penolakan.

Postur tubuhnya yang tinggi,sepasang iris mata yang tajam serta tubuhnya yang ramping dan jangan lupakan dengan senyumnya yang menawan.

Song Mingi merupakan salah satu mahasiswa di fakultas managemen dan bisnis tingkat 3. Satu tingkatan dengan Yunho serta Wooyoung meski berbeda fakultas.

"Tapi kuakui jika wajahnya memang wah..." Ungkapnya menopang dagunya tanpa melepaskan drama pagi yang tersaji disana.

Jung Wooyoung, mahasiswa tingkat 3.

Salah satu mahasiswa yang bisa menembus tingkat kesulitan proses untuk masuk di Universitas Korea

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Salah satu mahasiswa yang bisa menembus tingkat kesulitan proses untuk masuk di Universitas Korea.

"Oh."

Tanggapan yang singkat dan sederhana itu mengalihkan atensi Wooyoung ke arah temannya, Jung Yunho, satu tingkat dengan Wooyoung.

"Hanya itu? Oh come on─" Gemas Wooyoung. Rasanya ia ingin menguyel-nguyel pipi tembem pria manis itu.

"Memangnya kau ingin aku bereaksi seperti apa?"

"Dia juga manusia, sama seperti kita." Dengus Yunho. Ia menggelengkan kepalanya kemudian merapikan letak kacamatanya menatap malas ke arah Wooyoung.

"Hufh- im give up. Baiklah....baiklah." Jika sudah seperti ini, Wooyoung hanya bisa mengalah.

"Ayo masuk- sebentar lagi dosen Park akan datang." Wooyoung dengan gemas mendorong pelan punggung Yunho dan akhirnya keduanya pun melangkah menuju kelas mereka.

Jung Yunho, salah satu mahasiswa jurusan seni yang bisa dikatakan menarik perhatian para dosen disana.

Memiliki postur tubuh yang tinggi, berkulit putih hampir ke warna putih pucat, bibir pink alami. Namun keindahan itu tertutupi oleh penampilannya yang cukup membuat mahasiswa maupun mahasiswi disana sedikit sungkan mendekatinya.

Jauh berbeda dengan Jung Wooyoung, dia tipe pria yang menebarkan sayapnya kemana-mana. Singkat kata- ia bisa menyesuaikan dirinya dalam keadaan apapun. Memiliki senyum yang mampu membuat orang lain salah tingkah dan orang-orang terhibur dengan beberapa tingkah konyolnya.

Wooyoung menggeleng perlahan, tak habis pikir saja. Disaat orang lain sangat memuja ini dan itu, tapi Yunho sama sekali tidak menunjukkan hal yang sama. Wooyoung ingat saat pertama kali dia bertemu dengannya, saat acara ospek kampus.

Wajahnya yang datar, penampilannya yang bisa dikatakan sangat ketinggalan jaman, orang-orang mengistilahkannya sebagai anak cupu. Bayangkan saja, di jaman sekarang sudah memasuki era modern, orang-orang bebas berkreasi tentang penampilannya namun Yunho benar-benar berbeda. Pakaian sederhana, kacamata bulatnya yang selalu menghiasi wajahnya, sweater biasa yang selalu menutupi tubuhnya. Anehnya, dengan semua tatapan yang berbagai macam makna tertuju padanya, ia hanya memperlihatkan tatapan tanpa minat sama sekali dan hal itulah yang membuat seorang Jung Wooyoung tertarik dan bertekad untuk menjadikan pria dingin itu menjadi temannya.

Wooyoung suka dengan tantangan dan oh selain itu marga mereka berdua sama. "Jung"- mungkin hal itu juga yang menarik atensi Wooyoung terhadap Yunho.

Selain namanya, Wooyoung sebenarnya tidak terlalu mengetahui banyak hal tentang Yunho meski mereka sudah berada di tingkat 3.

Saat ia bertanya mengenai keluarganya, maka Yunho akan diam dan dipastikan Wooyoung akan di abaikan selama 24 jam.

Benar-benar akan di abaikan dan Wooyoung menanamkan dalam dirinya bahwa dia tidak akan pernah menanyakan hal itu.

Awalnya pendekatan Wooyoung terhadap Yunho selalu gagal. Pria dingin itu selalu mengabaikan sikap 'sok' akrab Wooyoung terhadapnya. Saat itu pun Yunho sendiri berpikir bahwa Wooyoung itu pria yang sangat aneh.

Mana ada orang yang baru pertama kali bertemu akan langsung berteman atau bertingkah berlebihan seperti seorang Jung Wooyoung.

Sungguh Jung Wooyoung seorang pria aneh namun dibalik itu Yunho bisa merasakan ketulusan dari pria itu. Hingga pada akhirnya ia pun membiarkan saja dirinya diganggu olehnya.

Itulah sekilas kisah bagaimana keduanya bisa saling mengenal satu sama lain.

⸺2


Ateez - A LITTLE JUNGCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang