Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Dad?" Yunho menyembulkan kepalanya dari arah pintu, mata bulatnya memperhatikan isi ruangan itu. Uknow yang mendengar panggilan putra bungsunya menutup buku yang ia baca sesaat yang lalu.
"Come in son...." Ujar Uknow, Yunho melangkah masuk.
Manik hitam Yunho menangkap sosok sang ayah kemudian tersenyum, " Seharusnya daddy sudah tidur, bukannya membaca seperti ini." Pria manis itu sedikit mengomel, manik matanya melirik sekilas ke arah buku yang tergeletak di atas meja. Ayahnya ini sangat butuh istirahat.
Uknow meraih tangan kanan putranya, menariknya untuk duduk di depannya. Yunho pun menurut kemudian mendudukkan dirinya. Tangan kirinya pun mengusap pelan punggung tangan ayahnya.
"Tidurlah dad, aku kembali ke rumah tidak ingin melihat daddy bekerja terus tanpa istirahat..."
"Dia benar-benar mirip denganmu, Boa..." Ucap Uknow dalam hati.
Uknow terkekeh kecil, Yunho mencebikkan bibirnya karena respon sang ayah.
"Baiklah...baiklah..." Ujar Uknow, senyum merekah di wajah Yunho.
"Kalau begitu, aku kembali ke kamar dulu dad..." Yunho menepuk pelan punggung tangan ayahnya, Uknow mengangguk pelan.
"Pastikan kau tidur dengan nyenyak, son..." Ujar Uknow kemudian mengacak gemas rambut putranya.
"Yes sir!..." Seru Yunho dengan senyuman.
"Uh rambutku dad..." Keluh Yunho kemudian berdiri merapikan rambutnya.
"Kau tetap terlihat terlihat tampan, son..." Goda Uknow sedikit terbahak.
Yunho mempoutkan bibirnya kemudian merunduk menjatuhkan kecupan ringan di pipi sang ayah.
"Oyasuminasai oto-san..." Bisiknya kemudian melangkah keluar dari ruangan sang ayah.
"Oyasumi..." Balasnya.
Uknow menatap punggung putra bungsunya itu dengan sorot mata teduh.
"Mereka dewasa dengan sangat cepat." Ucapnya bangkit dari duduknya untuk bersiap-siap tidur.
─
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.