☷ 69

403 50 9
                                        

☰ Special Chapter 69.

∷Moment yang pasti kalian tunggu-tunggu, tapi sebelumnya kuucapkan terima kasih untuk semua yang sempat memberikan vote dan komentar pada tulisanku, terutama untuk pembaca pertamaku yang setia menantikan tulisan abalku ini.

Special thanks for Smgjhy.

░Selamat membaca.

➤One Month Later

✈Bandara Incheon Internasional

Sebulan lamanya Yunho menghabiskan masa liburannya di Jepang, hari ini adalah hari kepulangannya. Pria itu bahkan tidak memberitahukan pada saudara-saudaranya mengenai kepulangannya. Dia bahkan melarang para pengurus rumah untuk tidak membuka mulut jika kedua kakaknya mencari informasi tentangnya.

Seperti itulah Yunho.

Pria dengan rambut birunya yang sangat kentara tak kala menarik perhatian beberapa orang di sekitarnya, penampilannya cukup sederhana dengan kaos pinknya serta jenas hitamnya, tak lupa dengan bantal lehernya yang tidak pernah ia lepaskan.

Penampilannya terlihat begitu manis dimata beberapa pengunjung bandara, meski raut wajahnya terlihat sedikit lelah akibat perjalanan, hal itu tidak melunturkan aura manis yang terpancar dari dirinya.

Yunho kemudian berjalan untuk segera meninggalkan kawasan bandara, karena barangnya tidak terlalu banyak, hanya ada beberapa barang yang ia beli untuk di jadikan souvenir, jadi tidak ada hal yang merepotkannya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Yunho kemudian berjalan untuk segera meninggalkan kawasan bandara, karena barangnya tidak terlalu banyak, hanya ada beberapa barang yang ia beli untuk di jadikan souvenir, jadi tidak ada hal yang merepotkannya.

Niatnya sekarang adalah untuk mencari taksi, sepertinya kedatangannya kali ini terasa aman.

Tidak ada pengganggu dan hal lainnya. Bahkan orang-orang yang sering membuntutinya sekarang tidak kelihatan wujudnya sama sekali, biasanya Yunho akan menangkap keberadaan orang yang kadang diam-diam memotretnya dari jauh.

"Hyung pasti sedang pusing sekarang..." Terkekeh kecil dan mengusap asal rambutnya. Ada kesenangan tersendiri jika ia mengerjai kedua kakaknya.

Yunho memegang strap ranselnya, sembari berjalan menyelusuri area parkir, irisnya sesekali memperhatikan keadaan sekitar.

Tidak terasa sebulan lamanya ia meninggalkan Seoul, akhirnya ia kembali. Tidak ada perubahan yang terlalu signifikan, masih seperti biasanya.

Karena terlalu asyik memperhatikan sekitarnya, si bungsu itu tidak menyadari bahwa tak jauh dari tempatnya berjalan, ada sosok pria yang sedari tadi mengikuti langkahnya dalam diam.

Iris matanya tajam menatap punggungnya, sorot matanya memancarkan sebuah perasaan rindu yang amat besar.

Lebih dari satu bulan ia menahan kerinduannya dan menahan diri untuk tidak menyusulnya ke Jepang.

Ateez - A LITTLE JUNGCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang