☷ 50

423 42 1
                                        

・Ilsan, Gyeonggi-do, Korea Selatan

Wooyoung's home town

Suasana malam kini menyapa, sang rembulan masih berada di singsananya menyinari segala penjuru bumi.

Ting tong

Ting tong

Ting tong

Sosok pria dengan rambut berwarna pinknya memencet tombol bell pada rumah kayu tersebut, manik matanya yang indah melirik ke kiri dan ke kanan.

"Hah aku lupa mengiriminya pesan jika aku akan datang berkunjung."

Pria manis itu meremat pelan tali tasnya sembari menunggu respon dari pemilik rumah.

Ting tong

Pencetnya lagi.

"Yeah sebentar~~" Sahut sebuah suara dari dalam. Si manis itu mundur sedikit.

Orang didalam sana melihat ke arah intercom kamera rumahnya sejenak, netra hitam itu melihat sosok pria dengan tampilan sangat manis menurutnya. Kulitnya wajahnya putih bersih, ditambah dengan rambut pinknya seperti permen kapas.

 Kulitnya wajahnya putih bersih, ditambah dengan rambut pinknya seperti permen kapas

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Krieett

Si pemilik rumah pun membukakan pintu, pria yang tak lain adalah Yunho sendiri menampilkan senyum manis untuk sosok wanita dihadapannya.

Mungkin itu ibunya Wooyoung─Pikir Yunho.

"Selamat malam bibi..." Yunho memberi salam terlebih dahulu dan membungkukkan tubuhnya.

"Astaga manis sekali!" Pekik wanita itu dalam hati.

"Selamat malam, malam-malam begini...." Wanita berumur itu pasti sedikit kebingungan dengan kedatangannya.

"Ah apa benar ini alamat rumah Jung Wooyoung?" Raut wajah bingung wanita itu pun menghilang setelah mendengar nama anaknya.

"Benar, eh ayo masuk, kau pasti teman Wooyoungie bukan?..." Seru wanita itu dengan senyuman. Yunho mengangguk kemudian melangkah masuk.

"Apa Wooyoung menceritakan tentang dirinya pada ibunya?" batin Yunho.

Sosok wanita itu kemudian menuntun Yunho masuk ke dalam rumah dan sesekali bertanya pada Yunho mengenai dirinya dengan anaknya.

Keduanya akhirnya masuk kedalam rumah, "Permisi...." Ucap Yunho melangkah masuk, obsidiannya mengamati rumah Wooyoung, atensinya terpaku pada beberapa foto keluarga yang terpajang pada dinding rumah mereka.

"Duduklah dulu Yunho-ah, sebentar bibi panggilkan anak pemalas itu..." Ucap ibunya Wooyoung dan berjalan menuju kamar Wooyoung. Yunho pun duduk dan menyampirkan tasnya di sofa, iris matanya tidak berhenti menelisik foto-foto yang terpajang disana.

Ateez - A LITTLE JUNGCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang