Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Disinilah mereka, Yunho dan Mingi. Sebenarnya butuh banyak keberanian untuk Mingi mengajak Yunho sekedar bersantai di hari Minggu, kebetulan mereka tidak memiliki jadwal kuliah hari ini.
"Kau menyukainya love?" Tanya Mingi, ia menoleh, menatap wajah Yunho yang diterpa angin laut yang membuat wajah putihnya semakin terlihat putih, apalagi semburat warna pink alami yang menghiasi pipi tembem Yunho semakin menambah kesan indah pada pria manis itu.
Yunho segera menoleh, membalas tatapan Mingi disertai dengan senyum manis, " Huum aku menyukainya, sudah sangat lama aku tidak menikmati pemandangan laut dengan tenang seperti ini.." Jawab Yunho dengan antusias, ia mengusap surai rambutnya karena hembusan angin laut yang sedikit membuat rambutnya berantakan.
Mingi tersenyum lebar, ia bernapas lega mendengar jawaban Yunho, manik elang Mingi menelisik penampilan Yunho hari ini, benar-benar indah, Mingi sendiri tidak yakin, bagaimana bisa ada seorang manusia yang apapun ia kenakan akan terlihat sangat cocok untuknya?
"Bagaimana denganmu? Kau senang? Kakakku tidak mengancammu?" Ada sedikit raut khawatir dari binar mata bulat itu saat menatap Mingi.
Memang benar bahwa Mingi harus mengumpulkan keberaniannya untuk meminta ijin pada kedua kakak Yunho, membawanya keluar seperti ini memang sangat berisiko, untungnya si sulung Jung menyarankan untuk ke pantai ini, yang ternyata sudah di pesan oleh pria itu, pantas saja awal mereka datang semuanya sudah tersedia, apa pria itu merelakan rencananya dengan Yunho demi keinginan si bungsu untuk keluar bersama dirinya?
"Tidak love, meski pun kakakmu satu itu memang menyeramkan tapi dia tidak mengancamku.." Jawab Mingi, ia mengulurkan tangan kanannya, menyentuh sisi kanan wajah Yunho dan mengusapnya.
"Dingin, tidak ingin masuk hm? Bisa-bisa kau terkena flu-..."
"-Kita diluar saja~ Menikmati pemandangan seperti ini sangat menyenangkan.." Potong Yunho, ia menyenderkan wajahnya di telapak tangan Mingi, menikmati sapuan hangat di kulitnya. Mingi tersenyum tipis karena itu, ia bergerak pelan, duduk di samping Yunho dan merengkuh tubuh besar pria itu dengan lembut.
"Haa kupikir kakakmu tidak akan mengijinkan kita untuk keluar.." Bisik Mingi kemudian membubuhkan sebuah kecupan lembut di pelipis Yunho, Yunho sendiri sedikit memutar tubuhnya, merengkuh pinggang Mingi dan menyenderkan kepalanya di dada Mingi, menikmati detak jantung Mingi yang jelas terdengar di telinganya.
Yunho tersenyum miring,mengingat percakapannya dengan kedua kakaknya membuatnya sedikit merasa bersalah tapi dia berjanji pada dirinya sendiri bahwa dia tidak akan membiarkan kedua kakaknya merasa di abaikan lagi olehnya, setelah liburan singkatnya dengan Mingi, dia juga berencana untuk mengajak keduanya piknik, di tambah dengan Wooyoung jika anak itu tidak memiliki kesibukan lain.