☷ 89

375 42 3
                                        

Keesokan harinya, kediaman keluarga Song terlihat lebih ramai daripada hari biasanya. Para pelayan didalam sana berlalu lalang untuk menyiapkan sarapan dan lainnya fokus membersihkan sesuai dengan penempatan pekerjaan mereka.

Begitu pula dengan nyonya song yang sejak tadi mondar mandir mengecek tiap detail pekerjaan para pelayan yang berkutat di area dapur, ingat bahwa wanita itu mulai sangat memperhatikan makanan Yunho, Mingi saja dibuat takjub dengan hal satu itu, pasalnya ibunya sendiri tidak terlalu memperhatikan apa yang dia makan hingga sejauh itu.

"Aku akan bangunkan Yunho terlebih dahulu,mom..." Ucap Mingi dan berjalan menuju arah kamar Yunho, tak biasanya akan itu tidak keluar mengingat pria itu cukup aktif di pagi hari.

"Baiklah honey..." Sahut So eun melihat sekilas ke arah anaknya.

Knock

Knock

"Love?" Panggil Mingi setelah mengetuk pintu, menanti sahutan dari Yunho di dalam sana.

Tidak ada sahutan.

"Apa dia sedang di kamar mandi?" Pikir Mingi. Pria itu menyisir surainya dengan jemarinya ke belakang.

Dia ingin langsung masuk tapi sepertinya hal itu tidaklah sopan, jadi Mingi memutuskan untuk menunggu Yunho.

"Love? Kau sudah bangun?" Ucap Mingi lagi.

Mingi sedikit memundurkan langkah saat mendengar langkah kaki dari dalam kamar.

Ceklek

Mingi sedikit menahan napasnya saat melihat penampilan Yunho saat ini, sederhana tapi bagaimana menjelaskannya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Mingi sedikit menahan napasnya saat melihat penampilan Yunho saat ini, sederhana tapi bagaimana menjelaskannya.

"Sekilas aku melihat wajah Subin di wajahnya.." Inner Mingi

"Oh pagi, maaf tadi aku baru selesai mandi.." Ucap Yunho, sedikit mengusap wajahnya yang terlihat segar tanpa menyadari tatapan memuja Mingi padanya.

Tak kunjung mendapat balasan dari Mingi, Yunho melihat kearah Mingi dan melambaikan tangannya di depan wajahnya.

"You there? Hey..." Ucap Yunho dengan raut wajah bingung. Lamunan Mingi langsung buyar dan meraih tangan Yunho yang melambai di depannya kemudian menggenggamnya, sudut mulut Mingi sedikit terangkat membentuk sebuah senyuman.

"Kau terlihat indah love. Seperti apel hijau segar.." Ucap Mingi sedikit terkekeh dan mengecup punggung tangan Yunho, Yunho hanya merotasikan matanya.

"Masih pagi Mingi-ya..." Ucap Yunho melangkah keluar dan menutup pintu. Manik mata selalu tertuju pada pria manis itu. Bahkan aroma sabun yang ia gunakan membuat indera penciumannya termanjakan pagi ini.

Mingi terkekeh pelan kemudian merengkuh pinggang Yunho, pria itu bahkan sedikit mengendus leher Yunho yang benar-benar sejak tadi menggodanya, namun untung saja pikiran logisnya masih bekerja, pemandangan pagi itu juga tak lepas dari pengamatan banyak mata yang ada disana, siapa lagi jika bukan para pelayan yang mencuri-curi pandang pada keduanya yang sedang berjalan beriringan menuju ruang makan.

Ateez - A LITTLE JUNGCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang