Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Satu persatu mobil mewah berwarna hitam memasuki kasawan Villa milik keluarga Song. Begitu pula dengan keluarga Jung yang mengikuti mereka dari belakang.
Jangan tanya betapa kagetnya Yunho mengetahui bahwa mereka akan berlibur di villa keluarga Mingi. Awalnya ia ingin menolak, namun saat ayahnya menjelaskan bahwa itu permintaan nyonya Song, anak itu langsung mengiyakannya dengan berat hati.
Yunho tidak akan pernah tega membuat sedih seorang wanita, apalagi seorang ibu.
Yunho sendiri satu mobil dengan sang kakak, dia masih sedikit kesal dengan ayahnya.
"Baby sudah sampai..." Ujar Subin dengan suara lembut melirik ke arah si bungsu yang tertidur sambil memeluk erat boneka beruangnya. Tangannya terulur untuk mengusap pelan kepala si bungsu yang mulai mengeram kecil sembari membuka matanya perlahan.
Tidurnya benar-benar nyenyak.
Satu persatu mobil hitam itu terparkir di garasi samping villa tersebut, satu persatu mereka keluar dari mobil, terutama Yunho dengan wajah mengantuknya, jangan lupa boneka beruang itu dalam pelukannya.
Dari Jauh,Mingi mengeram gemas melihatnya. Rasa rindunya seperti akan meledak karena hampir berapa minggu dia tidak melihat sosok si manis. Bahkan pesan teksnya tidak di balasnya sama sekali.
"Tidak menghampirinya sayang?" Sahut nyonya Song dari belakang tubuh putranya, Mingi menoleh.
"Pengawalnya masih berdiri di sampingnya mom..." Mingi terkekeh kecil sambil mengusap rambutnya.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Nyonya Song beralih melihat ke arah si bungsu dan si sulung Jung di depan sana.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.