Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Yunho keluar dari kamar mandi sembari mengusap surai birunya yang masih setengah basah, ia sedang malas memakai hairs dryer.
Kejadian siang tadi benar-benar membuatnya tak habis pikir, tapi jika mengenai tingkah laku kakaknya memang akan menghabiskan pikirannya.
Meski dia hanya mendengarkan tentang hal itu dari mulut ke mulut, Yunho benar-benar merasa gemas dengan Jaehyun.
Kenapa juga kakaknya satu itu memanggil kepala koki kampus dan membahas mengenai udang?
Yunho menghembuskan napas kasar, ia mendudukkan dirinya di pinggir kasurnya dan menyampirkan handuk kecilnya pada lehernya.
Kedua mata bulat indahnya berkedip beberapa kali, irisnya mengamati isi kamarnya. Akhirnya ia kembali menempati apartemennya setelah sekian lamanya ia tinggal di mansion. Yunho bukannya tidak menyukai tinggal di mansion, melainkan pria itu berkeinginan ingin tinggal di luar mansion sampai kuliahnya selesai.
Karena setelah ia menyelesaikan kuliahnya di Seoul, ia berencana untuk melanjutkan kuliahnya di Florence, Italy.
Mendiang ibunya juga pernah kesana meski hanya beberapa tahun saja.
Yunho sedikit meringis jika membayangkan bagaimana reaksi kedua kakaknya serta ayahnya jika tahu apa yang ia rencanakan selanjutnya, oh jangan lupa dengan Wooyoung, pria itu mungkin juga akan bereaksi berlebihan, biarlah Yunho menyimpan dulu keinginannya tersebut.
✉ 2 messages
Atensi Yunho teralihkan saat mendengar suara getar ponselnya di meja nakas samping ranjangnya, dengan sedikit malas pria itu melempar tubuhnya diatas ranjang hingga bathropenya sedikit tersingkap dan memperlihatkan kedua betis putihnya.
Tangan panjangnya meraih ponselnya dan menatap layarnya melihat nama pengirim yang tertera disana.
"Mingi?" Gumam Yunho dan mengusap layar ponselnya.
›First Photo
Caption : My Love, Love.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.