"Jangan biarkan hyungie menyentuh pekerjaannya setelah kalian sampai di apartemen, ingat langsung istirahat dan tidur..." Yunho sedikit menunduk dan mensejajarkan tubuhnya di depan jendela mobil dimana Subin duduk dan terus menatap si bungsu.
"Siap tuan muda!" Sahut Yeosang di kursi depan sambil memegang stir mobil dengan sebelah tangannya.
Subin hanya mengangguk.
Perasaan Subin sedang dalam kondisi baik, bahkan sangat baik sampai-sampai kekonyolan seorang seorang Yeosang tidak mengganggunya.
Senyum Yunho mekar hingga membuat matanya berbentuk bulan sabit, Yeosang yang melihat itu pun sedikit tertegun.
"Benar-benar menggemaskan..." Ucap Yeosang dalam hati.
"Awas matamu." Celetuk Subin dari belakang yang menatap tajam ke arah Yeosang yang tersentak kaget karena ketahuan sedang menatap Yunho. Yunho sendiri hanya bisa terkekeh kecil melihat interaksi mereka.
Yeosang otomatis mengatupkan belahan bibirnya dan memfokuskan pandangannya ke depan.
Yunho sedikit melangkah mundur.
"Jangan tidur terlalu larut.." Ucap Subin sebagai salam berpamitan dengan si bungsu.
Yunho mengangguk pelan dan tersenyum kecil.
"Wakatta~" Jawab Yunho melambaikan tangannya.
Yeosang pun menyalakan mesin mobil, sesekali pria itu menoleh ke arah Yunho namun selalu mendapat teguran dari Subin.
"Sweat dream young master..." Salam Yeosang mengedipkan sebelah matanya kemudian melajukan mobilnya, namun sebelum itu pria itu berhasil mendapatkan sebuah jitakan singkat dari arah belakang, siapa lagi jika itu bukan ulah Subin.
Yunho pun tertawa kecil dan masih melambaikan tangannya hingga mobil yang membawa Subin kembali ke apartemennya sudah tidak terlihat lagi.
"Hufh..." Desah Yunho kemudian berbalik, ia melangkah menuju apartemennya.
Malam ini cukup indah, mungkin kata yang tepat adalah mereka sangat bahagia menghabiskan waktu bersama, Yunho sebenarnya mengajak Jaehyun tapi ia mengurungkan niatnya, karena jika mereka bertiga berkumpul di tempat umum, pasti hasilnya akan berantakan.
Langkah Yunho terhenti saat melihat seseorang tengah berdiri didepan pintu apartemennya, dahinya sedikit mengkerut.
Siapa yang kira-kira datang ke apartemennya?
Yunho melihat ke arah jam tangannya, sudah hampir tengah malam.
Ia kembali meneruskan langkahnya, memutuskan untuk menghampiri sosok itu, pasalnya Yunho tidak dapat melihat wajahnya, ada masker yang menutupi wajahnya.
"Kau mencari siapa?" Tanya Yunho tak jauh dari sosok itu.
Sosok di depannya terlonjak kaget, tubuhnya langsung berputar dan melihat ke arah Yunho.
"Akhirnya kau datang juga.." Ucap sosok itu membuka maskernya dan memperlihatkan wajahnya. Yunho pun sedikit kaget melihat sosok pria yang dihadapannya.
Tahu darimana dia letak apartemenku?
Wooyoung bukanlah tipe ceroboh yang akan mengatakan alamat seseorang tanpa ijin.
Jadi, bagaimana pria itu bisa mengetahui dimana dia tinggal?
Tapi bukan hal itu yang Yunho khawatirkan, melainkan pria didepannya tidak bertemu dengan kakaknya, Subin.
"Kau...."
"Benar ini aku..."
"Choi san..."
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.