Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Tiga sosok pria disalah satu meja di dalam bar itu hanya terdiam, mereka sibuk dengan pikirannya masing-masing.
Beberapa makanan serta minuman di atas meja sama sekali tidak terlihat menarik.
"Sejak kapan?" Ujar salah satu di antara mereka. Kedua pria lainnya hanya menatapnya namun tidak ada jawaban yang keluar dari mulut mereka.
"Woah, aku seperti terkena serangan jantung , bahkan lebih parah dari itu." Ungkapnya hiperbola.
Pria berparas mungil itu menyisir rambutnya dengan jemari lentiknya.
" Ya! Kau itu sahabatnya, apa kau tidak tahu apa-apa mengenai hubungan mereka?" Tanyanya menatap penuh curiga pada pria yang sejak tadi mengamatinya.
"Kau juga sahabatnya, tapi tidak tahu tentangnya." Skatmat.
Pria mungil itu terdiam kemudian mempoutkan bibirnya. Pria yang sejak tadi hanya mengamati interaksi keduanya hanya terkekeh kecil.
"Minumlah dulu, Wooyoung-ah..." Tawarnya. Ia mengambil gelas yang berisikan jus jeruk dan memberikannya pada Wooyoung yang di terima dengan senang hati.
Benar.
Mereka adalah Choi San, Wooyoung dan Seonghwa.
Triangle love huh?
Bagaimana bisa mereka berkumpul bersama?
Awalnya hanya Wooyoung dan Seonghwa saja, tapi tiba-tiba saja sosok San muncul hingga pada akhirnya dia pun bergabung dengan mereka.
Katanya kebetulan saja dia datang ke tempat ini.
San melirik Seonghwa dengan ekor matanya, ia berdecih pelan.
"Makanlah, tenagamu pasti cukup terkuras karena hal itu..." San mendorong piring yang berisikan makanan berupa spagetthi.
Tentu saja San tidak ingin kalah start dengan pria bertubuh tinggi itu. Semenjak ia bertekad untuk menarik perhatian si mungil didepannya itu, dia akan melakukan apapun untuk menjadikan pria itu menjadi miliknya.
Namun siapa sangka bahwa dia memiliki seorang saingan, terlebih lagi pria itu adalah senior mereka.
Wooyoung yang tidak peka akan hal itu hanya bertingkah biasa saja.
Dia menekangkan pada otak kecilnya bahwa tidak mungkin orang terkenal seperti San menaruh perhatian padanya, palingan ia hanya kebosanan saja. Mengingat partnernya sudah menculik sahabatnya, Yunho.
Sial.
Jika tidak melihatnya dengan matanya sendiri, dapat dia pastikan dirinya tidak akan percaya dengan itu.
"Kau benar-benar tidak tahu apa-apa?" Tanya Wooyoung pada San, sementara itu Seonghwa hanya menatap mereka bergantian sambil menyerup minumannya.
San menggeleng, sejujurnya dia pun sama kagetnya dengan mereka. Pasalnya, baru beberapa hari yang lalu dia mengetahui bahwa sahabatnya, Song Mingi tengah menaruh sebuah ketertarikan pada seseorang. Dari apa yang pria itu ceritakan tempo hari, bahwa dirinya memang tertarik dengan salah satu mahasiswa di fakultas kesenian, tapi tidak menyebutkan siapa orangnya.