"Kau tidak ingin membelikan buah tangan untuk ibumu?"
Yunho duduk di depan Wooyoung, saat ini mereka berada di ruang tamu.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Setelah hampir berjam-jam jalan-jalan di luar, tepatnya keduanya pergi ke salon, awalnya hanya Yunho yang ingin mengubah warna rambutnya, tapi karena desakan Yunho, wooyoung pun ikut mengubah warna rambutnya.
Yunho memilih mengubah warna rambutnya sesuai dengan saran Wooyoung,blue soft.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Sedangkan Wooyoung sendiri memilih warna soft purple, katanya biar kelihatan unik.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Wooyoung mendongak menatap Yunho yang kemudian duduk di depannya, iris si mungil menelisik penampilan baru Yunho yang benar-benar sesuai dengan apa yang dia bayangkan, bahkan lebih manis dari yang dia bayangkan.
Awalnya ia hampir terkena tamparan manis dari Yunho karena tingkah hebohnya tidak tahu tempat, Wooyoung hampir lepas kendali dan memeluk Yunho begitu excited , jangan lupa dengan bibirnya yang asal menempel saja.
"Memangnya kapan kita akan pulang?" Tanya Wooyoung.
"Mungkin lusa, aku tidak ingin kita terlalu lama disini. Kasihan ibumu sendirian di rumah.." Yunho mengambil buah apel yang ada diatas meja kemudian menggigitnya. Sembari mengunyah, iris hitam pria itu menatap Wooyoung.