Pria bermata bulat itu menghentikan langkahnya. Ia mengambil napas terlebih dahulu kemudian berjalan melewati gerbang utama kampusnya.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Hari ini pasti sangat melelahkan, begitulah pikirnya.
Bukan lelah karena pelajaran melainkan...
"Ini dia..." Ucapnya dalam hati.
Jung Wooyoung.
"Ya! Jung Yunho!" Teriak seseorang dari arah belakang. Orang-orang yang berjalan masuk pun ada yang beberapa diantara mereka kaget, ada yang menghela napas jengah karena sudah tahu perihal kelakukan orang itu dan ada juga yang lebih memilih mengabaikan hal itu.
Langkah Yunho terhenti, ia sedikit menoleh ke arah belakang.
Duagh
Slap
"Akh!" ringis Yunho yang mendapat sebuah tamparan keras pada lengan kanannya.
"Sakit! Bukan begitu cara menyapa yang benar..." Ujar Yunho memegang lengan kanannya.
"Haaaaa sabar..." Pria itu Jung Wooyoung. Si mungil itu mengatur pelan napasnya, pasalnya ia habis berlari saat melihat sosok yang dicari-carinya selama ini.
"Aku bahkan ingin menelan kepalamu sialan!" Tatap Wooyoung pada Yunho. Anak itu benar-benar kesal sampai ke ubun-ubun karena tingkah Yunho.
"Kenapa kau susah sekali di hubungi eoh? Aku mengirimimu banyak pesan lalu kau hanya membalasnya seperti itu? Wah Jinjjayyo? Jika aku sudah tidak waras, ponselku akan klempar keluar apartemen karena isi balasan pesanmu yang woah..."
"Kapan kau waras Wooyoungie..." Batin Yunho sembari menatap Wooyoung yang mengoceh A to the Z.
Ok, ingatkan mereka bahwa mereka masihlah di jalan utama kampus. Beberapa pasang mata menyaksikan mereka dengan berbagai macam ekspresi.
"Calm down...calm down Wooyoungie.." Yunho pun dengan segera membekap mulut pria itu untuk berhenti mengoceh.
"Humm!!" Wooyoung mendelit kesal ke arahnya. Kedua matanya melotot tajam ke arah Yunho.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.