☷ 29

511 57 4
                                        

⸻Incheon International Airport

Keesokan harinya, Yunho akhirnya memutuskan ikut dengan kedua saudaranya untuk menjemput sang ayah. Namun mereka berada berbeda mobil, awalnya Jaehyun ingin satu mobil dengan Yunho tapi di tolak dengan cepat karena jika Yunho bersama Jaehyun, kakaknya itu tidak akan bisa mengendalikan rasa antusiasnya karena berkendara dengannya dan berbuat keributan.

Keributan seperti wajahnya itu bisa menarik banyak perhatian orang-orang, Yunho tidak terlalu suka dengan suasana seperti itu. Salahkan wajahnya yang terlewat tampan.

Subin mengendarai mobilnya sendiri, begitu pula dengan Jaehyun. Kenapa mereka tidak satu mobil saja?

Hari ini Jaehyun memiliki scheduel di kampusnya. Katanya ada pertemuan di klub basket. Jadi setelah menyambut ayahnya, pria berlesung pipi itu akan langsung berangkat ke kampusnya.

Lain halnya dengan Subin, pria itu hanya ingin meminimlisir bahaya jika dia satu mobil dengan si bungsu. Pebisinis seperti mereka selalu ada hal buruk yang memantaunya. Dimana pun itu.

Apalagi dia sedang naik daun dalam perkembangan perusahannya.

Yunho sendiri di mobil yang berbeda, pria manis itu tidak diijinkan untuk mengendarai mobil jadinya Subin memanggil salah satu bodyguard di mansion Jung untuk menjadi supir sementara Yunho.

Sebenarnya mereka tidak masalah jika tidak menjemput sang ayah di bandara, tapi karena ini adalah rutinitas mereka sejak lama. Jika salah satu diantara mereka sibuk dengan pekerjaan, maka salah satu diantara mereka akan menyambut kedatangan ayah mereka di bandara. Kebetulan jadwal Subin dan Jaehyun tidak terlalu padat, jadinya mereka bersama ke sana bersama dengan si bungsu.

"Jangan kemana-mana..." Ujar Subin berdiri di sisi kiri mobil dan mengusap lembut helai rambut Yunho. Yunho mengangguk pelan. Sosok berambut merah itu melirik sekilas ke arah kedua tuannya,dibalik maskernya, pria itu tersenyum sangat tipis.

 Sosok berambut merah itu melirik sekilas ke arah kedua tuannya,dibalik maskernya, pria itu tersenyum sangat tipis

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Hyung juga hati-hati, awas di serbu paparazi....." Gurau Yunho dengan gummy smilenya.

" Ingat jangan berkeliaran tanpa ada yang mendampingimu, got it?" Subin melirik sekilas ke arah pria berambut merah disamping Yunho. Pria itu hanya mengangguk pelan.

"Serahkan padaku master..." Ujarnya dengan suara tegas.

Subin terdiam sejenak.

"Urus mereka dan jangan sampai ada foto yang tersebar." Ujar Subin kemudian menjauh dari mobil yang ditumpangi oleh Yunho. Yunho hanya memasang ekspresi bingung.

"Apa maksud hyung?" Tanya pada pria disampingnya. Kentara sekali pria manis itu tidak paham dengan ucapan kakaknya.

"Ada paparazi yang memotret tuan muda Subin sesaat yang lalu, tuan.." Yunho hanya ber 'oh' ria.

Sudah Yunho katakan sebelumnya bukan?

Jika kakak sulungnya itu memiliki insting yang sangat tajam.

"Jeff hyung dimana?" Yunho sedikit menundukkan kepalanya, mata bulatnya mencoba menelisik keadaan disana dan mencari keberadaan kakak keduanya.

Ateez - A LITTLE JUNGCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang