☷ 105

373 37 1
                                        

Jam sudah menunjukkan pukul 00.59 dimana sang waktu akan menandakan bahwa sudah waktunya pergantian hari. Dimana kebanyakan orang masih terlelap dalam tidur mereka, begitu pula dengan si beruang manis keluarga Jung.

Dia sedikit terlambat tidur dari jam tidurnya, jadinya Yunho baru saja tidur beberapa jam.

Ceklek

Suara pintu terbuka terdengar dalam keheningan malam, hanya lampu tidur yang menjadi pencahayaan dalam kamarnya.

Dua sosok pria bertubuh tinggi tengah berjalan dengan sangat pelan, menghampiri si beruang tidur di atas ranjangnya.

Keduanya saling bertukar pandangan kemudian mengangguk seakan mereka tengah berbincang melalui kontak mata.

Setelah sampai di ranjang Yunho, Subin maupun Jaehyun hanya berdiri diam memperhatikan adik mereka yang tengah tertidur lelap. Sepertinya perasaan senangnya yang membuatnya tidur selelap ini dengan wajah sumringah.

"Tanjobi omedeto, uri baby..." Bisik Subin, ia yang bergerak pertama kali mendekati Yunho.

Subin memperbaiki letak selimut Yunho, ia menunduk kemudian mengecup pelipis Yunho dengan agak lama.

"Kuharap kau selalu memiliki kehidupan yang bahagia dan kami akan selalu ada untukmu." Inner Subin mengangkat kepalanya dan memberi ruang pada Jaehyun.

"Happy Born day baby.." Bisik Jaehyun dengan senyum manisnya, ia melakukan hal sama dengan Subin, memebubuhkan kecupan manis pada pelipis Yunho.

Meski pun Yunho mengeram pelan karena merasa tidurnya sedikit terganggu, untungnya anak itu tidak bangun.

Setelah memperhatikan adiknya yang masih tertidur lelap, keduanya memutuskan untuk segera keluar dari kamar Yunho. Mereka tidak membangunkan adiknya, besok acaranya dan mereka tidak ingin Yunho terlalu lelah. Lagipula, jam tidurnya sudah jauh terlewat jadi biarkan saja.

Subin dan Jaehyun berjalan di koridor untuk menuju kamar mereka masing-masing.

"Kita kalah cepat." Kata Subin.

Jaehyun melirik Subin, dia tidak mengerti ucapan kakaknya.

" Apa maksudmu hyung? Kalah cepat? Dari siapa?" Tanya Jaehyun.

"Dad."

Jaehyun berhenti berjalan, begitu pula dengan Subin.

"Dad?" Jaehyun menatap Subin dengan pandangan bingung.

"Dad sudah mendatangi kamar Yunho." Jawab Subin, ia sedikit gemas melihat tampang bodoh Jaehyun.

"Darimana hyung tahu?" Tanya Jaehyun dengan tidak percaya.

"Aroma parfumnya. Dasar bodoh.." Ucap Subin berlalu begitu saja dan meninggalkan Jaehyun yang masih mencerna ucapannya.

Anak itu seperti biasa, lamban.

"Aku tidak bodoh hyung." Jaehyun langsung merajuk dan berjalan menuju kamarnya.

Bukan salahnya jika dia tidak paham dengan ucapan Subin, kakaknya berbicara singkat, padat dan kurang jelas bagi Jaehyun.

Diluar mansion, sekitar 100 meter dari pintu gerbang,terdapat sebuah mobil hitam parkir disana. Yang mengemudikan mobil hitam tersebut hanya berdiri diam di samping mobilnya, iris matanya menatap lurus ke arah mansion, sudah hampir 30menit ia berdiri disana.

"Happy birthday love." Gumamnya dengan senyuman tipis setelah mengecek jam tangannya.

Itu Mingi.

Pria tinggi itu memutuskan untuk mendatangi rumah Yunho, mengingat ketatnya akses masuk, jadi ia memutuskan untuk datang namun hanya sebatas di luar saja.

Ateez - A LITTLE JUNGCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang