⸻
Setelah sarapan dan membereskan semua peralatan makanan mereka. Yunho duduk di salah satu sofa, Wooyung tengah memasukkan beberapa selimut yang Yunho beli.
"Serius kau membelikan semua itu untukku?" Tanya Wooyoung berjalan mendekati Yunho dan duduk di sampingnya.
Yunho mengangguk sembari menggenggam ponselnya, " Hm, anggap saja tebusan karena aku menghilang begitu saja.." Ucap Yunho, pria itu kemudian mengalihkan pandangannya pada ponselnya.
"Siapa yang mengirimimu pesan? Sepertinya penting sekali, aku merasa gemas mendengar suara ponselnya yang terus berbunyi.." Wooyoung bersandar dan mengusap lembut perutnya. Pria itu kekenyangan, tertanya masakan Yunho bisa seenak itu.
Satu hal lagi yang dia baru tahu tentang Yunho setelah bersahabat dengan pria itu hampir 3 tahun lamanya.
"Belum, mungkin hanya spam saja..." Jawab Yunho.
Drrtt Drrtt
Wooyoung melirik ke arah ponsel Yunho yang berdering kemudian melirik pria itu.
"Kau tidak mengangkatnya?" Yunho mengeleng kecil dan membiarkan ponselnya berdering begitu saja.
"Ohhhh apa itu Mingi?" Tebak Wooyoung menunjuk Yunho dengan seringai tipisnya.
Yunho mendorong kening Wooyoung dengan jari telunjuknya, " Kenapa kau tiba-tiba membahas pria itu eoh?" Yunho menatap kembali ponselnya yang berdering kembali.
"Tidak biasanya Jeff hyung menelpon sampai dua kali..." Ucap Yunho dalam hati.
"Bukannya kalian sepasang kekasih?" Yunho menoleh dengan cepat ke arah Wooyong.
"Awas mulutmu kusumpal kaos kaki." Wooyoung hanya mengerucutkan bibirnya sambil berdumel tidak jelas.
Jelas-jelas mereka terlihat sangat dekat, bahkan kemarin saja di kafe kampus mereka terlihat sangat manis bersama.
"Aku menerima telpon dulu.." Yunho berdiri dan berjalan ke arah balkon setelah menerima panggilan dari kakaknya.
"Eoh..." Wooyoung meraih ponselnya, ia menscroll beberapa isi pesan group chat kampusnya.
─
"My baby bear~..." Yunho bisa merasakan jika kakaknya tengah histeris di seberang sana.
" Jangan terlalu kejam padaku...." Jaehyun mulai melayangkan protesnya.
"Aku tadi di kamar mandi, hyung..." Yunho berkata dengan suara pelan. Ini pertama kalinya dia menerima panggilan kakaknya selain di apartemennya atau di tempat sepi.
"Alasan di terima." Yunho mendengus pelan, kakaknya ini ada-ada saja.
"Lalu ada apa hyung menelponku? Bahkan dua kali..." Tanya Yunho.
"Kau belum membuka pesanku baby bear? How cruel you are..." Jaehyun mulai dramatis.
Yunho menggaruk pelan keningnya, "Akan kubuka nanti..." Jawabnya.
"Promise?" Ujar Jaehyun seakan tengah berhadapan langsung dengan si bungsu.
"yakso hyung." Sahut Yunho tersenyum tipis.
"Oh iya baby bear, aku akan─"
Sreett
Klik
"Yunho ya..." Wooyoung menggeser pintu balkon dan memunculkan kepalanya, pria itu menatap ke arah Yunho yang kaget akan perbuataannya.
"K-kau mengagetkanku..." Yunho mengusap dadanya, masih menggenggam ponselnya yang mendadak ia matikan.
