⸺
Awalnya Wooyoung tidak percaya saat Yunho mengatakan bahwa dia bergabung di klub menembak.
Seluruh penghuni kampus tahu betul bagaimana prosedur klub satu itu.
Hampir seluruh mahasiswa malas bergabung dengan klub itu, menurut mereka terlalu bahaya dan mengambil banyak resiko, serta mereka pikir itu sangat membosankan. Ada pula desas desus yang tersebar bahwa pola latihan disana sangatlah sulit dan berat, karena bukan hanya para senior yang akan melatih mereka, melainkan ada pelatih khusus yang di datangkan langsung menjadi pelatih di klub tersebut, jadinya mereka mengurungkan niat untuk bergabung.
Tapi melihat ekspresi serius Yunho, Wooyoung pun mempercayainya.
Benar-benar di luar dugaannya.
Siapa juga yang akan tidak percaya jika sosok dihadapannya itu bergabung di klub menembak?
Wooyoung pun awalnya di buat menganga tidak percaya dengan alasan Yunho mengambil jurusan kesenian.
"Aku hanya ingin mencobanya jadi aku masuk fakultas ini." Kira-kira seperti itulah alasan seorang Yunho mengambil jurusan kesenian meski Wooyoung akui jika pria itu memang jenius dalam hal ini.
Tapi hey yang benar saja.
Mencoba?
Wooyoung bersumpah bahwa tidak ada orang lain yang seperti Yunho di dunia ini.
Dari hasil tugas dan prakteknya, nilainya selalu berada di atas rata-rata. Berbeda dengannya yang mendapat nilai standar. Itupun dirinya sangat bersyukur.
Wooyoung menekankan pada dirinya bahwa jangan sekali kali hanya menilai manusia dari luar. Lihatlah pria itu, terlihat seperti jauh dari peradaban tapi siapa yang menyangkan jika dia mengambil klub horror itu?
Bukan hanya Wooyouung yang kaget akan hal itu, awalnya para penghuni klub menembak pun awalnya sangat ragu untuk menerima pria itu.
Pria itu terlihat sangat lemah, memang postur tubuhnya bagus namun melihatnya saja mereka pikir bahwa pria itu lebih cocok masuk ke klub lainnya.
Karena tak ingin terlalu lama membuang waktu mengurus pria itu, para pengurus klub itu pun langsung memberinya ujian masuk dan sontak semuanya terdiam dengan apa yang mereka saksikan.
Dengan tangkas dan tanpa banyak bicara, Yunho mengarahkan bidikannya pada target di depannya setelah ia memakai semua perlengkapan serta pengaman sebelum ia menembak dan semua tembakannya tepat sasaran, bahkan sebagian dari mereka belum tentu bisa seperti itu.
Bukankah lebih baik langsung membuktikannya daripada harus menjelaskannya dengan ribuan kata?
Tanpa mereka sadari, ada salah satu diantara member klub menyeringai lebar saat pertama kali ia melihat kahdiran sosok Yunho memasuki ruangan klub. Tidak ada yang menyadari perubahan wajah pria itu karena mereka semua fokus pada Yunho di arena.
Dan seperti itulah sepenggal kisah Yunho yang akhirnya di terima masuk di klub menembak.
‖
Untuk sekedar informasi, Olahraga menembak adalah olahraga kompetitif yang melibatkan tes kemahiran ( dan kecepatan) dengan menggunakan berbagai jenis senjata seperti atau .
Dalam bidang olahraga menembak dengan menggunakan senjata api untuk bergabung menjadi anggota sangat sulit, harus melewati banyak ujian dan tes praktek serta memerlukan banyak izin. Mulai dari surat izin kepemilikan senjata api, surat pengantar dari pihak berwajib (polisi). Sangat beda bila sudah menjadi atlet menembak, semua sudah tanggung oleh pemerintah.
