Berita tersebar begitu cepat dari segala penjuru kampus mengenai kejadian di UKS beberapa hari yang lalu, dimana seorang Song Mingi menggendong seseorang dan membawa entah kemana.
Berita itu tersebar bagaikan angin topan yang menghantam semua bangunan dan merubuhkannya.
Begitu pula dengan para fans Mingi. Rubuh dan menjadi histeris melihat langsung kejadian itu di depan mata mereka.
Mahasiswa disana tidak terlalu mengetahui siapa orang yang di gendong Mingi, karena pria itu benar-benar menutup tubuh orang yang dalam gendongannya.
Yang tahu hanya beberapa orang saja. Siapa lagi jika sahabatnya sendiri, serta 2 orang lainnya.
Jung Wooyoung dan Park Seonghwa yang kebetulan juga ada disana.
Banyak yang mencari tahu siapa sebenarnya orang itu, apalagi seorang Song Mingi tidak akan pernah memperlakukan orang lain seperti yang dia lakukan tempo hari. Mengingat bagaimana perangai pria tampan itu, mereka menyimpulkan bahwa orang yang Mingi gendong adalah seseorang yang special baginya.
Bukan hanya para mahasiswa disana yang mencari tahu siapa orangnya, beberapa pemburu berita di luar sana pun berusaha mencari informasi untuk mereka jadikan headline untuk sampul berita mereka, tapi sayang sekali mereka sulit mendapatkannya.
Bahkan Mingi selalu mengabaikan beberapa wanita yang mencoba dekat dengannya, tak jarang ada yang terang-terangan menggodanya demi mendapat perhatian, tapi hasilnya nihil.
Sebuah mobil hitam memasuki gerbang utama kampus, siapa lagi jika bukang Song Mingi.
Hari ini Mingi memiliki jadwal kuliah pagi lagi, namun kali ini dia tidak datang bersama pria bermarga Choi itu.
"Aku ada urusan penting, jadi sorry kawan kali ini kau bisa berangkat sendiri. Nanti akan kutraktir kopi di kampus, ok?" Seperti itulah yang ia ucapkan pada Mingi.
Pria itu pun memarkirkan moblinya, sebelum ia keluar dari mobilnya, terlebih dahulu ia merapikan penampilannya meski sebenarnya penampilannya sudah sangat sempurna.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Mingi keluar sembari memegang ponsel serta menyampirkan tasnya, ia menghela napas pelan. Tanpa memperdulikan beberapa bisikan tentangnnya serta lirikan mata yang tertuju padanya.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.