Suasana mansion Jung cukup terasa lebih berwarna, saat ini Yunho berada di dapur mansion, mungkin karena dia terbiasa membuat makanannya sendiri, akhirnya pria itu pagi-pagi sekali terbangun dan memutuskan untuk membuat beberapa sarapan untuk kedua kakaknya.
Tentu saja tubuhnya sekarang sudah merasa sangat baik.
Para pelayan disana hanya bisa memasang wajah masam dan pasrah. Tuan muda mereka satu ini memaksa mereka untuk mengerjakan hal lainnya saja. Padahal itu adalah tugas mereka. Setiap pelayan di kelurga Jung sudah dibagikan tugasnya masing-masing, jadi tidak ada campur tangan dari pelayan lainnya.
Mereka bahkan bergidik ngeri jika saja tuan Subin melihat ini, entah nasib mereka akan seperti apa.
"Kalian tidak usah khawatir, Saiubin hyung tidak akan memarahi kalian." Yunho menoleh sambil tersenyum. Pelayan yang memang tugasnya di dapur itu hanya bisa menepuk keningnya.
Tidak akan ada habisnya untuk melarang tuan mudanya untuk berhenti.
Hampir 30 menit lamanya Yunho berkutat dengan bahan makanan disana, akhirnya jadilah beberapa hidangan.
Nasi goreng, omelate, dan beberapa potongan daging yang ia panggang.
Yunho mulai mengaturnya diatas meja sampai ada suara yang mengintrupsi kegiatannya.
"Morning baby bear...." Ujar Jaehyun dari arah tangga ruang tamu. Pria berlesung pipi itu berjalan menghampiri Yunho. Matanya memicing saat melihat sang adik mengatur beberapa hidangan disana.
"Kau memasak bear?" Kening Jaehyun mengkerut. Para pelayan yang masih berada disana menahan napas.
"Selesai." Ucapnya dengan nada puas. Senyum lebar terlukis di wajah manisnya.
"oh dont judge them, this is what i want..." Yunho memberikan peringatan pada Jaehyun saat melihat pria itu memiringkan tubuhnya dengan menatap ke arah para pelayan. Jaehyun hanya mendesah panjang, menoleh ke arah adiknya.
"Selama kau menyukainya, hyung akan membiarkanmu bear..." Manik Jaehyun menatap hidangan yang sebenarnya sejak tadi menggoda indera penciumannya.
Para pelayan yang mendengar itu pun bernapas lega dan memutuskan undur diri.
"Saiubin hyung, where? Yunho menoleh ke arah tangga mencari sosok sang kakak sulung.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Yunho sedikit melonggarkan leher sweaternya, mata bulatnya masih mencari sosok si sulung Jung yang tidak biasanya terlambat datang ke ruang makan.
Jaehyun yang sejak tadi mengamati adiknya hanya bisa terkekeh kecil.
"Sebentar lagi hyung akan turun, duduklah bear." Ujar jaehyun, ia menepuk kursi disampingnya. Yunho menatapnya sejenak kemudian menurut.
"Apa besok aku bisa ikut menjemput daddy?" Tanya Yunho. Jaehyun mengusap pelan kepala Yunho.