Akhirnya mereka berdua memutuskan untuk makan siang di sekitar mall saja tidak di dalam karena Mark tahu di sana pasti ada Momo yang masih berkeliaran, dan soal Y/n dia masih tetap mendiamkan Mark tapi lama ke lamaan gadis itu luluh juga dengan sikap yang Mark berikan.
Dan sekarang mereka berakhir di taman komplek dekat rumah Y/n, di temanin dengan minuman soda dan makanan ringan sebagai cemilan.
"Sebenarnya apa yang aku engga tahu dari kamu dan Momo itu? Kamu bilang dia mantan pacar kamu kan?"
Sebenarnya ini pasti akan menjadi pertanyaan untuk Mark, dan dia akan siap di tanyain apapun itu.
"About Momo?"
Y/n mengangguk. "Iya dan semua kenangan kalian."
Mark sedikit ragu untuk bercerita tapi kalau Mark tidak cerita Y/n pasti akan marah.
"Tapi kamu janji enggak akan marah setelah ini." Mark menatap mata Y/n dalam.
Y/n mengangguk.
"Kami, aku dan Momo teman kecil saat aku masih tinggal di Canada. Seperti teman kecil lainnya kami bermain bersama, sekolah bersama dan belajar bersama." Mark menatap Y/n melihat ekspresi wajah Y/n untuk memastikan semuanya masih aman.
"Dari kami kecil hingga remaja semuanya kita lakuin bareng-bareng, tapi kamu tahu bukan, tidak ada pertemanan yang benar-benar real saat remaja itu tiba. Ternyata kami memiliki perasaan yang sama dan sejak itu kami memutuskan untuk menjalin hubungan bersama, tentu pacar pertama merasakan cinta yang pertama membuat kami merasa bahagia."
"Lalu kenapa kalian bisa berakhir menjadi sekarang?"
"Keluargaku memutuskan untuk pindah kesini, jadi kami memutuskan LDR pada saat itu. Aku tidak perlu khawatir tentang itu karena aku dan Momo sama-sama saling mencintai dan akan bisa menjaga hubungan ini, tapi ternyata aku salah, Momo tidak bisa menjaga hubungan kami dengan baik."
"Dia berselingkuh darimu?" tebak Y/n. Dan Mark mengangguk sebagai jawaban.
"Saat liburan sekolah aku berinisiatif untuk menemui Momo di sana, memberikan kejutan karena sudah lama tidak bertemu. Tapi ternyata malah aku yang diberikan kejutan olehnya."
"Terus apa yang kamu lakukan setelah itu?"
"Yang pasti aku sakit, sakit banget pasti. Tapi aku masih mencoba berbicara dengannya. Bertanya apa yang salah dari aku sampai dia seperti itu. Dia menjelaskan dan aku memaafkannya."
"Memaafkan?" Tanya Y/n tidak percaya.
"Iya, karena memang aku yang salah."
Y/n makin tidak percaya lagi setelah mendengar jawaban dari Mark, padahal jelas-jelas Momo yang salah karena sudah berselingkuh tapi Mark malah menganggap dirinya salah?
"Dan setelah itu hubungan kalian membaik?"
"Berjalan dengan baik sampai dengan kejadian ketiga kalinya aku sudah tidak bisa memaafkan Momo."
Y/n tertawa, membuat Mark menatap bingung.
"Kamu kenapa?"
"Lucu aja, kamu di selingkuhin tiga kali baru sadar." Y/n menggelengkan kepalanya.
"Yaudah gitu intinya." Mark memegang tangan Y/n. "Ada yang kamu mau tanyain lagi?"
Y/n menggeleng dia sudah cukup untuk itu dan selebihnya sudah tidak ada dirananya lagi. Tapi yang membuat hati Y/n kurang nyaman adalah Momo cinta pertama dan teman masa kecil Mark dan bisa di pastikan akan sulit untuk saling melupakan bukan? Terlebih lagi sekarang Momo ada disini, entah apa yang dia lakukan tapi Y/n yakin ada maksud lain.
KAMU SEDANG MEMBACA
First Sight || Mark Lee NCT
FanfictionKisah tentang Mark Lee yang sudah empat tahun menyukai (Yourname), hanya dengan senyum manis perempuan itu mampu membuat hatinya kembali merasakan cinta. Akankah Mark dan (Yourname) bersama?
