Chapter 204 (S2)

40 20 1
                                        

Erwin

''woah!... erwin...AKHIRNYA BISA BERDIRI!'' seru ibu gembira

''luar biasa,padahal belum ada sebulan tapi anda sudah bisa berdiri sendiri'' timpal luis yg ikut senang

''kau itu monster ya?.pemulihanmu cepat sekali.oh atau jangan-jangan aku memang dokter yg hebat'' kata dokter rei

''minta di tonjok ya?. kau bahkan tak melakukan apa-apa dalam rehabilitasiku selama ini.''balasku geram

''semua ini berkat bantuan luis dan rara. kalian berdua terima kasih banyak ya'''sambungku sambil melirik mereka berdua dan tersenyum

''tidak masalah sudah kewajiban saya membantu,saya ikut senang'' balas luis sambil tersenyum

''hmph..berkat bantuan siapa dulu dong.coba kalau kau tak ku kasarin begitu kau pasti masih duduk di kursi roda sekarang''kata rara

''a..ah~..benar juga.''

Yah jujur aku bisa begini karena latihan dari rara yg bisa di bilang keras tapi berkat itu aku bisa berdiri sendiri sekarang. Meski memang masih belum bisa lama tapi setidaknya ini kemajuan besar.

''kalau latihanmu lancar harusnya kau sudah bisa kembali minggu depan'' kata dokter rei

''secepat itu!?''

''hoo~..ada apa ini?.kau betah berada di sini ya?''ledek dokter rei

''bukan begitu..hanya saja...''

Yah...kalau bisa kembali lebih cepat sih bagus tapi apa benar tak apa ya?.

*plok!. '' untuk merayakannya bagaimana kalau kita makan besar malam ini?''tawar luis

''wih!..asik tuh!''

''makan besar kah..aku mau daging ya'' timpal dokter rei

''baik, kalau begitu saya akan pergi ke pasar dulu untuk berbelanja''kata luis

''tunggu kak. Aku mau ikut''

''eh?..rara mau ikut?'' tanya luis

''iya,aku ingin membeli beberapa suku cadang''balas rara

''kalau begitu aku ikut juga dong''kataku yg nimbrung seenaknya

''hah!?...ngapain ngikut diem aja udah di sini''balas rara jengkel

''apa masalahnya?.toh aku sudah cukup lama di sini tapi belum pernah jalan-jalan di kota ini.''kataku

'' merepotkan saja''

''aku akan pakai tongkat jadi tak akan merepotkan mu kok''balas ku

''huh~...terserahlah'' kata rara

Setelah itu kami pun bersiap dan pergi ke pasar.

Seperti namanya negri di atas awan. Rasanya langit benar-benar dekat dengan

Ku saat ini dan lagi...

''luar biasa, ada bangunan yg melayang'' kataku kagum

''kampungan deh. Jangan bikin malu''balas rara jengkel

''ya maaf''

Tapi mau gimana lagi ini kan pertama kalinya aku melihat ini. Saat datang kesini pertama kali kan aku gak terlalu memperhatikan sekitar.

'' ah!..aku akan membeli bahan-bahan disana. tuan erwin sebaiknya anda menunggu disini karena akan sedikit ramai disana'' kata luis

''baiklah.'' Balasku setelah itu luis pun tersenyum lalu pergi membeli bahan-bahan

''kalau begitu aku akan kesa....'' *grep

''tunggu..apa kau berniat meninggalkan ku sendirian disini?''tanyaku sambil menahan tangannya

Elf Princess (S2 & S3)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang