Chapter 90 (S3)

26 15 1
                                        

'' alex, aku tau kau memiliki dendam mendalam pada manusia, karena itu akan ku ajari kau satu sihir rahasia ku''ucap marcella

''sihir rahasia?''

'' benar, dengan dendammu saat ini pada manusia ku yakin kau bisa menggunakannya.tapi perlu ku ingatkan satu hal kau hanya bisa mengunakannya sekali jadi gunakan ini pada orang yg benar-benar kau benci''

''tentu saja aku berharap kau tak mengunakannya padaku.aku justru berharap rasa bencimu padaku bisa berkurang degan aku mengajarimu ini''sambungnya

***

Begitu rupanya..sekarang aku paham kenapa aku hanya bisa mengunakannya sekali dan hanya pada orang yg paling ku benci saja.

Pertama sihir ini memakan semua mana ku ,kedua..

'' ini sangat mengerikan''gumamku sambil melihat tempat bajingan tadi. Namun bajingan tersebut telah tiada bahkan abunya tak tersisa sedikitpun.

Neraka abadikah... marcella bilang sihir ini akang mengirim seseorang dalam siksaan dan kegelapan abadi.tak ada reincarnasi dan hanya rasa sakit dan ketakutan.

Bahkan saat aku mengunakannya tadi tubuh pria tersebut langsung meleleh bagaikan es

''benar-benar cocok dengan namanya''ucapku

Karena hal yg ku inginkan sudah selesai ku lakukan aku pun memutuskan untuk Kembali keatas tapi siapa sangka.

''sudah selesai?''

''um?..kau masih disini?.ku pikir kau sudah Kembali Bersama alexa.duke''ucapku

''sebenarnya aku baru datang.dan lagi aku bukan duke tapi liana''ucapnya yg membuatku tersentak

''ugh!...lagi-lagi salah''ucapku sambil menepuk keningku

Mereka terlalu mirip.aku sama sekali tak bisa membedakan mereka. kak el bagaimana kakak bisa menyukai wanita yg sangat mirip dengan pria begini sih?. Jangan-jangan dia benar-benar kelainan?.

''tak apa.kau bukan yg pertama kok''ucapnya

''kau benar-benar tak ada niat berdandan seperti wanita apa?''tanya ku

''itu...bukan tak ada niat. Tapi tak pernah berhasil. Aku sudah mencobanya berkali-kali tapi hasilnya sangat....yah...kau tau ..seperti pria yg mencoba berdandan seperti wanita...''ucapnya malu-malu

Jadi malah terlihat aneh begitu?.yah tak heran sih.lagi pula ia terlihat amatir soal beginian

'' itu kan hanya karena kau amatiran.coba minta pada yg ahli''ucapku

''itu mustahil. Nama baik lean bisa di pertaruhkan jika aku pergi ke salon untuk begituan''ucapnya

....begitu rupanya.ia sangat mirip sih ya. Orang-orang bisa salah paham jika tak mengetahui kebenarannya.merepotkan...

'' dari pada itu..anu...''ucapnya ragu

''apa?''

''ada hal yg harus ku katakan padamu. Karena itu...jika kau ada waktu..bagaimana kalau kita minum Bersama?.''tawarnya

''te..tentu saja aku yg akan bayar semuanya'' ''tak perlu secepatnya juga tak apa.aku tau kau sangat sibuk,karena itu saat kau sedang senggang saja..lalu..itu...kalau kau tak suka alcohol kita bisa ketempat la_''

''boleh saja''potongku yg langsung menghentikan omongannya

''eh?''

''jika kau yg bayar ,aku ikut. Kalau begitu malam ini setelah makan malam''ucapku

Elf Princess (S2 & S3)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang