Chapter 22 (S3)

27 19 2
                                        

Audelina (duchess)

*smirk '' saya ingin tau beberapa nekat kalian melakukannya?.coba tunjukan pada saya''

'' kalian tau sendiri kalau saya adalah ksatria tuan putri sekaligus pemimpin pasukan khusus kekaisaran. Mencari gara-gara dengan saya sama saja seperti melakukan pemberontakan pada kekaisaran.hmph....jadi ?.apa kalian ingin jadi pemberontak?'' ucap sir silver sambil menyeringai

Itu tidak salah sama sekali.tapi...kalau ia melaporkannya pada tuan putri lalu bagaimana nasip eli?.

''pffft..''

!!? dia tertawa?!...ukh..dia meremehkan kami?!

''buahahaha maaf..maaf tapi wajah kalian serius sekali saya jadi takut''tawanya

''hah~...maaf tapi kalian tenang saja saya sama sekali tak ada niat membongkar identitas elissa atau pun elf tersebut.saya berani sumpah'' ucapnya sambil mengangkat tangan kanannya

'' benar kah?''tanyaku yg masih ragu dengannya

''iya. tenang saja. saya juga tak akan bertanya bagaimana dan kenapa kalian bisa menjadikan elf sebagai keluarga'' ucapnya

''apa anda tak penasaran?" tanya erwin curiga

''yah.. kalau itu..'' .... '' bohong kalau saya bilang tak penasaran. Elf adalah makhluk dari benua hitam,dan seperti yg kalian tau saat ini banyak makhluk dari sana yg masuk ke kekaisaran dan membuat masalah disini.''

''Tapi kalian malah menjadikan mereka keluarga kalian.bagaimana bisa saya tidak penasaran?''

''saya yakin kalian punya alasan kuat melakukan itu'' ''saya juga tak akan berkomentar soal itu. habisnya bentuk keluarga itu kan bermacam-macam'' ucap sir silver sambil tersenyum lembut

'' apa anda tak menganggap eli atau pun elf itu berbahaya?atau kami melakukan hal yg dapat membahayakan kekaisaran dengan menggunakan mereka sebagai budak contohnya'' ucap liana (saudari kembar duke)

''eh!?..mana mungkin.saya sama sekali tak ada pikiran kesana''

'' eli hanyalah anak kecil yg polos begitu pun elf pria tadi dan lagi...''

''tak mungkin kan tuan duke sampai memohon seperti itu kalau hanya untuk menyelamatkan seorang budak?''

''kalian juga terlihat sangat cemas dengannya sejak tadi bahkan berniat membungkam mulut saya demi keamanan mereka. Bagi saya itu sudah cukup menjadi bukti kalau kalian benar-benar menganggap elissa dan elf itu sebagai keluarga''jelasnya sambil tersenyum sendu

''kalau boleh saya tebak kalian pasti menemukan mereka berdua di pasar budak atau semacamnya'' ucapnya yg membuat kami tersentak

''saya tak tau kenapa mereka bisa ada di sana tapi yg jelas kalian pasti sudah menyelamatkan mereka dari sana''

''perdagangan ilegal,perbudakan. Itu hal yg sudah biasa terjadi .apa lagi kalau mereka dari benua hitam''

''kami akan sangat menghargainya jika anda merahasiakan hal ini''ucapku

''iya . saya janji .atau perlu saya bersumpah atas nama dewa kematian demi kalian?.''ucapnya

''eh!?. Anda akan bertindak sejauh itu'' ucapku terkejut

Bersumpah pada dewa kematian jika seseorang sudah bersumpah atas nama dewa kematian dan orang itu mengingkari perkataannya maka ia akan langsung mati.

Dia sampai mau berbuat sejauh itu?

''kenapa anda bertindak sejauh itu?''tanya Erwin

''lah?...habisnya kalian kelihatan tidak mempercayai saya sama sekali '' balas sir silver santai

Elf Princess (S2 & S3)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang