lanjutan dari kisah elf princess sebelumnya.
kini eli sudah semakin dekat dengan kenyataan yang ada . kembali ke masa lalu , mengulang rasa sakit yang sama dan menemukan jawaban atas pertanyaannya selama ini..
''kenapa anda membunuhnya?''
''hmph..u...
chapter ini mengandung unsur kekerasan,kata-kata kasar dan hal-hal berbau 18+.mohon kesadarannya bagi pembaca di bawah umur.
Leandro de everon
Beberapa tahun yg lalu
Masih teringat jelas dalam ingatan ku peristiwa hari itu. hari dimana festifal berburu baru saja dimulai. Auman dari para moster yg mengelegar di dalam hutan serta...
*BUK!.. hantaman keras di kepalaku yg membuatku jatuh pingsan untuk beberapa saat.
***
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Hari itu adalah hari tersial ku seumur hidup.meski ku tau keluarga duke pastinya memiliki banyak musuh terlebih aku yg merupakan calon duke.pasti ada saja orang-orang yg berniat menyingkirkan ku. Tapi siapa sangka mereka akan mengambil tindakan segila ini.
Begitu ku buka mataku yg kurasakan pertama kali ialah rasa sakit luar biasa di bagian kepalaku serta rasa dingin rasa dingin dari rantai yg mengekangku
'' hmph..yg benar saja''
Sekali lihat pun aku sudah tau situasiku saat ini. Terkurung dalam sebuah kerangkai besi kecil serta rantai sihir yg mengekang tangan ku . ini sih jelas penculikan keluarga bangsawan.
''huh~... aku lengah'' ucapku sambil bersandar di jeruji besi di belakangku
Karena festifal ini di selengarakan secara besar-besaran tak heran jika jumlah partisipasinya jauh lebih banyak . hal itu bisa menjadi kedok mereka untuk bersembunyi lalu membawaku secara diam-diam
Setelah itu kabar hilangnya aku bisa mereka sembunyikan dengan mengatakan aku mati di makan monster atau semacamnya
Tapi apa untungnya kalau hanya menculikku?. Kan masih ada liana.apa mereka pikir bisa menangani liana kerena dia lebih mudah?. Kalau iya konyol sekali mereka.
Mereka tak tau saja kalau liana bisa jauh lebih mengerikan di banding kan diriku
''baiklah , berhenti memikirkan hal yg sudah terjadi''
Keluarga duke pasti akan baik-baik saja ada atau tidak adanya diriku. Lalu sekarang yg terpenting ialah..
Apa yg akan terjadi padaku selanjutnya?
Apa mereka akan minta tebusan? Kalau begitu aku hanya perlu diam dan menunggu tapi... kalau tujuan mereka menyingkirkan ku secara utuh maka...
'' kurasa hidupku hanya tinggal menghitung hari''gumamku secara tertawa kecil memikirkan pada yg akan tejadi kepadaku kedepannya
Mereka pasti akan membunuhku. Kalau begitu aku harus keluar dari sini sebelum itu terjadi.