Chapter 134 (S3)

23 16 0
                                        

Elissa

*huft....

''luar biasa..nak kau ternyata sangat kuat ya''ucap cathy setelah aku selesai membereskan para bandit yg ada

''tidak,aku tak sehebat itu..''

.....mungkin karena pengalaman ku sebelumnya .sekarang tubuhku mulai terbiasa dalam pertarungan.

Meski tak sekuat vampire saat itu,tapi ini cukup membuatku kelelahan karena jumlah mereka yg banyak.

''meski begitu.padahal tak masalah jika kau membunuh mereka di banding hanya membuat pingsan''ucap cathy sambil memperhatikan para bandit yg sudah terkapar

''aku tak mau melakukannya''balasku

Tidak lagi.hasrat membunuh kala itu.aku tak mau merasakannya lagi.

''aku sudah janji pada ayah agar tak membuatnya cemas.karena itu aku tak akan melakukannya''balasku lalu berjalan pergi

......''begitu ya..''ucap cathy lalu mengikutiku

Aku harus segera menemukan ramuan itu dan Kembali ke ayah.jika terlalu lama ayah akan cemas

''kau benar-benar berbeda dari yg ku bayangkan ya''ucap cathy tiba-tiba

''ya?''

''dari yg ku dengar putri elf masih sangat kecil dan lemah.tapi setelah melihat ini tak akan ada siapapun yg mempercayai hal itu. Apa kau memang sekuat ini sejak dulu?''tanyanya

''benar juga. Aku juga sudah dengar tentang eli dari lina dan katen.aku tak menyangka kalau anda akan jauh dari bayangan saya''timpal liona

.... ''itu tak benar. aku memang seperti yg kalian katakan tadi,hanya saja...''

''aku sudah lelah menjadi putri yg lemah seperti itu''sambungku

''aku sadar kelemahan hanya membawaku pada kesengsaraan. Karena aku lemah aku kehilangan keluarga,karena aku lemah aku mudah di perdaya orang. Karena itu,aku tak ma uterus menerus menjadi sosok lemah seperti itu''jelasku

'' aku sudah tak mau kehilangan siapapun lagi. aku tak mau jadi sosok yg hanya di lindungi tanpa bisa melindungi.''sambungku

''elissa...''

''dan aku juga sadar,kalau kepercayaan lah yg selama ini membuatku menjadi lemah. Karena itu,aku tak akan mempercayai siapapun lagi mulai dari sekarang''ucapku sambil menatap mereka berdua tajam

''ya?''ucap mereka berdua kompak

''maaf saja,tapi sekarang aku tak benar-benar mempercayai kalian. kalian mungkin akan menghianatiku nanti,karena itu lebih baik tak menaruh kepercayaan pada kalian sejak awal.''

''meski begitu aku akan tetap membantu selama kalian tak mencari gara-gara''ucapku lalu meninggalkan mereka

... aku takut jika kepercayaan akan menghancurkanku lagi sama halnya seperti yg tuan putri marcella lakukan padaku.

Sekarang menyebut Namanya saja sudah membuatku kesal.

''HIYaaaa!!'' teriak seorang bandit yg mencoba menyerangku secara tiba-tiba saat aku hendak berbelok namun belum sempat serangannya mengenaiku sebuah serangan siir terlebih dahulu mengenainya dan membuatnya pingsan.

Aku pun langsung menoleh kearah sumber sihir tersebut dan rupanya itu adalah ulah cathy

''tidak mempercayai siapapun katamu.pfft..''tawa cathy lalu berjalan mendekatiku

''yah..ku pikir itu hal yg wajar mengingat kita baru saja bertemu.malah kau yg terlalu bodoh jika langsung mempercayai orang yg baru kau kenal. Ak pun juga tak mempercayai kalian sepenuhnya.meski begitu...''

Elf Princess (S2 & S3)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang