Saat pertama kali menginjakan kaki disini aku sudah merasa ada yg memata-mata tempat ini.tapi karena auranya terlalu tipis aku jadi ragu.tapi barusan... ada sebuah semak yg bergerak tiba-tiba. Tak ada angin ataupun hewan kecil disana.meski tadinya aku ingin mengabaikan hal itu aku justru tertarik begitu melihat gumpalan putih yg keluar dari semak itu lalu lari kedalam hutan
Karena penasaran aku pun langsung loncat dari lantai 1 lalu berlari mengejarnya hingga kedalam hutan.
Mungkin karena sempat melihatnya dan aku sudah cukup terbiasa dengan perubahan sekitar aku bisa merasa kan dengan jelas kemana benda tadi itu pergi. Saat benda itu bergerak ia membelah angin sekitarnya.meski terdengar rumit tapi bagiku yg peka akan berubahan kecil ini menjadi sangat mudah untukku menemukannya. Dan saat ada tembok besar yg membatasi tempat ini tanpa pikir panjang aku langsung melompatinya dan begitu tiba di atas tembok tersebut
!?... ''aku kehilangannya?''gumamku sambil melirik sekitarku
..... ''oh~... ternyata di belakangku'' gumamku
*wush!!~... saat aku hendak berbalik tiba-tiba saja angin kencang datang dan membuatku hampir terpental
'' hoo~...aku jadi penasaran sekarang''kata suara asing yg bergema di sekitarku
Perlahan angin pun berkumpul menjadi satu lalu membentuk sosok anak laki-laki berambut putih dengan mata yg berwarna perak kehitaman.
''kenapa ada elf yg datang kemari?''tanyanya sambil menatapku tajam
Ah~..karena hembusan angin tadi kupingku terlihat kah...dan lagi..bocah ini...dia bukan manusia
Di lihat dari aura dan mananya . ini sih jelas bukan manusia kalau begitu...spirit?..
'' aku sendiri penasaran siapa kau dan apa alasan mu ada di tempat ini''
''um?..kalau aku memperkenalkan diriku apa kau juga akan memperkenalkan dirimu?''tanyanya
''tentu saja tidak''
Di pikir aku bodoh?.mana mungkin aku melakukan itu
''kalau begitu lupakan saja''balasnya yg terlihat ngambek
Bocah ini terlihat bersahabat tapi entah kenapa bulu kudukku terus saja berdiri seakan-akan menandakan kalau ia ini sebenarnya berbahaya
''meski aku ingin bilang begitu nyatanya aku tetap tak bisa mengabaikan mu''sambungnya lalu tiba-tiba muncul di hadapan ku
''kau siapa?.dan kenapa kau datang kesini?''tanyanya sambil mendekatkan wajahnya ke wajahku hingga jarak kami begitu dekat
.....tenang..di saat begini aku tak boleh panik. Aku tak merasakan hasrat membunuh darinya.itu artinya ia tak ada niat untuk membunuhku.meski begitu aku tetap tak boleh lengah.
Bertarung dengannya pasti pilihan terburuk dari pada berterung lebih baik aku menghindarinya secara perlahan..
'' tak ada alasan khusus.aku hanya terpaksa datang kemari''balasku
''terpaksa?''
'' aku ini budak'' balasku yg membuatnya tersentak
Benar, ini alibi yg bagus. Secara hal itu benar jadi aku tak perlu takut jika ia mencari tau tentangku . dan lagi kalau aku mengaku sebagai budak itu akan membuat alasan kuat kenapa aku datang kemari.
''kau budak?!..wah..kasihan sekali''katanya lalu tiba-tiba mengusap-usap kepalaku seraya merasa iba
''hidup mu pasti berat ya.tapi tak apa sekarang kau sudah aman''katanya
''apa maksudmu?''
''hmph...aku akan membebaskan mu'' balasnya sambil tersenyum
*BUAAKH!
KAMU SEDANG MEMBACA
Elf Princess (S2 & S3)
Fantezielanjutan dari kisah elf princess sebelumnya. kini eli sudah semakin dekat dengan kenyataan yang ada . kembali ke masa lalu , mengulang rasa sakit yang sama dan menemukan jawaban atas pertanyaannya selama ini.. ''kenapa anda membunuhnya?'' ''hmph..u...
