Chapter 109 (S3)

23 15 1
                                        

Liana

''orang yg sudah membunuh kak el..''

!!?...pria ini yg membunuh el?..

''hmph...menyedihkan sekali...''ucap pria tersebut yg membuatku tersentak

''pria yg sudah membuatku hampir mati kini malah terbujur lemas disana..''sambungnya lalu di ikuti suara cekikikan

''ya sudahlah...mari kita selesaikan ini secepatnya''ucapnya sambil menatap tajam kearah alex

Firasatku buruk...aura membunuhnya terlalu kuat.

Alex masih belum sadarkan diri.apapun yg terjadi aku harus melindunginya dari o_

!!!?...

Bagaikan kilat pria itu tiba-tiba menghilang dari hadapan kami menyadari hal itu aku pun langsung menoleh kearah alex dan benar saja tanpa basa basi pria itu langsung menghunuskan pedangnya kearah alex .

Dalam jeda waktu yg begitu singkat aku tau aku tak mungkin bisa langsung berlari kesana dan menahan serangan nya tersebut karena itu .aku mengunakan cara lain di mana aku membuat arah serangannya berubah dengan melemparkan bola api kearah pedangnya.

Beruntung aku berhasil melakukannya dan aku pun segera memasang pelindung sihir untuk pertahanan sementara.

''hoo...boleh juga''ucapnya sambil mengamati pedangnya

Astaga..apa-apaan pria ini.gerakannya cepat sekali.dan lagi apa aku tak salah liat tadi ya?.dia mencoba menyerang langsung kearah leher alex. Kalau begitu apa ia berniat memeganggalnya?.

Ukh!..tak bisa ku biarkan.. tidak untuk kedua kalinya

***

Erwin

''e..elissa?'' ucap ayah syok

''adik kecil?...kenapa kau_''*grep!

Belum sempat aku selesai bicara tiba-tiba saja elissa berlari kearahku lalu memelukku dengan erat

''kakak..syukurlah...aku benar-benar ketakutan.''ucap elissa

''adik kecil?.'' ''tak apa kami ada disini Bersamamu seka_''

!!!?..'' ERWIN MENYINGKIR DARINYA!'' teriak ibu yg membuatku tersentak

*DHUUUAAAAAR!!!...

Seperti bom bunuh diri tiba-tiba saja elissa meledak dan hampir membunuhku jika saja ayah tak dengan cepat menarikku dan mengunakan sihir nya untuk menahan benturan akibat ledakan yg di sebabkan.

''a..ayah..''ucapku gemetar karena syok

''kau baik-baik saja?''tanya ayah

''iya..tapi..adik kecil..''ucapku sambil melihat kebelakang ayah dan benar saja aku langsung di buat mual begitu melihat potongan tubuh adik kecil yg sudah menyebar kemana-mana

Tak mungkin..adik kecil...

''tenang lah Erwin.itu bukanlah eli''ucap ibu

''eh?''

''ini bukan hal yg mengejutkan,mengingat kehadirannya yg tiba-tiba''balas ayah

Benar..tapi..tetap saja..mayat disana itu memiliki rupa seperti adik kecil.

''tak bisa di maafkan''ucap ibu sambil mengepalkan tangannya erat-erat

''meski ku tau itu palsu tapi tetap saja membuat kami melihat putri kami seperti ini... membuatku sangat marah''sambung ibu

''benar.siapapun itu,akan ku bakar ia sampai tak menyisakan abu sedikitpun''timpal ayah yg kini terlihat sangat marah

Aku juga... Berani sekali ia mempermainkan kami dengan cara seperti ini

Elf Princess (S2 & S3)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang